Game Art dan Animasi di Menteng, Polisi Usut Dugaan Kekerasan dan Eksploitasi Terhadap Karyawan Perusahaan

Sabtu, 14 September 2024 - 13:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kekerasan. (Dok. Hello.id/Rifai Azhari)

Ilustrasi kekerasan. (Dok. Hello.id/Rifai Azhari)

LINTASBOGOR.COM – Viral di media sosial sebuah video terkait dugaan kekerasan dan eksploitasi terhadap karyawan.

Aksi tersebut dilakukan oleh pimpinan perusahaan game art dan animasi di Menteng, Jakarta Pusat.

Dinarasikan dalam video, salah satu mantan karyawan berinisial CS menceritakan dugaan kekerasan dan eksploitasi.

Yang dilakukan oleh pemilik perusahaan berinisial CL dan suaminya KL, tak hanya dia, ada karyawan lain juga mendapatkan perlakuan serupa.

Dalam video yang beredar luas itu, korban menceritakan karyawan perusahaan mendapatkan kekerasan verbal dan fisik dari pemilik perusahaan.

Ia juga mengaku dieksploitasi hingga harus pulang dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dikonfirmasi wartawan, terkait unggahan viral ini,

Susatyo Purnomo Condro mmengatakan pihaknya telah mengusut tengah kasus tersebut.

“(Dugaan kekerasan dan eksploitasi terhadap karyawan) sudah diusut,” ujar Susatyo Purnomo Condro, Jumat (13/9/2024).

Lebih lanjut Susatyo mengungkapkan, pihaknya juga telah membentuk tim khusus.

Untuk mengusut kasus dugaan eksploitasi dan kekerasan terhadap karyawan tersebut.

“Iya, kita membentuk tim. Kita proses (dugaan kekerasan dan eksploitasi) sampai tuntas,” tukasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Ekonominews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Pontianak24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketimpangan Ekonomi Jakarta Masih Tinggi, Pramono Anung Soroti Gini Ratio 0,41, Tegaskan Pemerataan Jadi Kunci
Satpol PP DKI Tertibkan Pungli Jukir Liar di Blok M Square, Enam Orang Diamankan
Pemprov DKI dan Pelindo Siapkan Solusi Area Parkir Untuk Cegah Kemacetan Parah di Tanjung Priok
Pemprov DKI Data Pendatang Baru Tanpa Operasi Yustisi, Pramono: Mayoritas Cari Peluang Kerja
Bau Busuk dan Gunungan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Krisis Armada Picu Keluhan Warga
Wagub Rano Karno: Dorong Optimalisasi Fasilitas Ruang Publik Untuk Pemutaran Film Edukatif di Jakarta
Pemprov DKI Tegas: Larangan TPS di Badan Sungai Diberlakukan, Perketat Pengelolaan Sampah
Usai Diputuskan Hubungan Asmaranya oleh Sang Pacar, Seorang Pria Berikan Reaksi yang Mengejutkan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

Ketimpangan Ekonomi Jakarta Masih Tinggi, Pramono Anung Soroti Gini Ratio 0,41, Tegaskan Pemerataan Jadi Kunci

Kamis, 2 April 2026 - 10:40

Satpol PP DKI Tertibkan Pungli Jukir Liar di Blok M Square, Enam Orang Diamankan

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:31

Pemprov DKI dan Pelindo Siapkan Solusi Area Parkir Untuk Cegah Kemacetan Parah di Tanjung Priok

Senin, 30 Maret 2026 - 16:44

Pemprov DKI Data Pendatang Baru Tanpa Operasi Yustisi, Pramono: Mayoritas Cari Peluang Kerja

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:05

Bau Busuk dan Gunungan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Krisis Armada Picu Keluhan Warga

Berita Terbaru