Wagub Rano Karno: Dorong Optimalisasi Fasilitas Ruang Publik Untuk Pemutaran Film Edukatif di Jakarta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, lintasbogor.com II Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mendorong pemanfaatan fasilitas publik di ibu kota sebagai ruang pemutaran film edukatif guna memperluas akses masyarakat terhadap tontonan berkualitas. Salah satu fasilitas yang dinilai memiliki potensi besar adalah Planetarium Jakarta.

Menurut Rano, pemanfaatan ruang publik sebagai sarana pemutaran film edukatif dapat menjadi langkah strategis dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai pembelajaran bagi masyarakat, khususnya anak-anak. “Dengan demikian, dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang,” ujar Rano dalam keterangannya di Jakarta, (28/3/2026).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk mendukung industri perfilman nasional sebagai bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota sinema berkelas global.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan ruang-ruang publik yang dapat dimanfaatkan sineas untuk menayangkan karya-karya mereka kepada khalayak luas.

Pernyataan tersebut disampaikan Rano Karno saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) film Pelangi di Mars bersama ratusan anak yatim piatu, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta anak-anak panti asuhan di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 230 penerima KJP dan 169 warga binaan sosial dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 serta Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa hadir bersama para pendamping.

Mereka menikmati film yang sarat akan pesan moral, harapan, dan semangat kebersamaan.
Rano menilai kegiatan nobar ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, melainkan juga sarana untuk menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan semangat belajar di kalangan anak-anak.

“Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini dapat mendorong anak-anak Jakarta untuk tetap optimistis dalam menghadapi masa depan, sekaligus memperkuat nilai-nilai positif seperti rasa percaya diri dan keberanian dalam meraih cita-cita.

Rano berharap program pemutaran film edukatif dapat diperluas ke berbagai fasilitas publik lainnya di Jakarta.
“Kegiatan nobar ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta keberanian anak-anak Jakarta untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Terkait film yang ditayangkan, Rano mengapresiasi nilai-nilai yang diangkat dalam Pelangi di Mars, terutama pesan tentang keberagaman yang dinilai selaras dengan karakter Jakarta sebagai kota inklusif.

Ia menekankan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama.
“Seperti pelangi yang indah karena beragam warna, Jakarta juga kuat karena keberagaman. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bermimpi. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Rano juga menyampaikan apresiasi kepada para sineas dan rumah produksi yang telah menghadirkan karya film edukatif dan inspiratif bagi anak-anak Indonesia. Ia berharap semakin banyak karya serupa yang dapat diproduksi dan diputar secara luas, sehingga memberikan dampak positif bagi generasi muda.

Dengan adanya inisiatif ini, Pemprov DKI Jakarta diharapkan mampu memperkuat ekosistem perfilman nasional sekaligus menghadirkan ruang-ruang edukatif yang inklusif, mudah diakses, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ervinna

Penulis : Ervinna

Editor : Basirun

Sumber Berita : Ervinna

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketimpangan Ekonomi Jakarta Masih Tinggi, Pramono Anung Soroti Gini Ratio 0,41, Tegaskan Pemerataan Jadi Kunci
Satpol PP DKI Tertibkan Pungli Jukir Liar di Blok M Square, Enam Orang Diamankan
Pemprov DKI dan Pelindo Siapkan Solusi Area Parkir Untuk Cegah Kemacetan Parah di Tanjung Priok
Pemprov DKI Data Pendatang Baru Tanpa Operasi Yustisi, Pramono: Mayoritas Cari Peluang Kerja
Bau Busuk dan Gunungan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Krisis Armada Picu Keluhan Warga
Pemprov DKI Tegas: Larangan TPS di Badan Sungai Diberlakukan, Perketat Pengelolaan Sampah
Usai Diputuskan Hubungan Asmaranya oleh Sang Pacar, Seorang Pria Berikan Reaksi yang Mengejutkan
Tudingan Perselingkuhan, Kacab BNI Senayan Klaudia Dilaporkan ke Polda Metro Soal Pencemaran Nama Baik
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

Ketimpangan Ekonomi Jakarta Masih Tinggi, Pramono Anung Soroti Gini Ratio 0,41, Tegaskan Pemerataan Jadi Kunci

Kamis, 2 April 2026 - 10:40

Satpol PP DKI Tertibkan Pungli Jukir Liar di Blok M Square, Enam Orang Diamankan

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:31

Pemprov DKI dan Pelindo Siapkan Solusi Area Parkir Untuk Cegah Kemacetan Parah di Tanjung Priok

Senin, 30 Maret 2026 - 16:44

Pemprov DKI Data Pendatang Baru Tanpa Operasi Yustisi, Pramono: Mayoritas Cari Peluang Kerja

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:05

Bau Busuk dan Gunungan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Krisis Armada Picu Keluhan Warga

Berita Terbaru