Tuntut Jalan ke Pemakaman Puluhan Warga Desa Kemang Geruduk PT Mercu Dinamika

Rabu, 15 Juni 2022 - 15:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Kesal jalan menuju pemakaman umum diratakan oleh PT Mercu Dinamika.

Puluhan Warga Kemang di Desa Kemang Kecamatan Kemang, menuntut akses jalan yang ditutup oleh developer Perumahan Mercu Dinamika kembali dibangun. Bahkan sempat mendatangi lokasi pembangunan, pada Rabu (15/6).

“Jadi hari ini tim pengendalian meninjau lokasi pembangunan atas aduan warga karena akses jalan menuju tempat pemakaman umum warga sekitar,” kata Sub Koordinator bidang pengendalian Dinas DPMTSP Kabupaten Bogor Eli Nurhayati kepada wartawan.

Eli menjelaskan, sebenarnya untuk perizinan sudah sesuai, tapi akan disampaikan oleh pimpinan, dan sekarang hanya tinjauan lokasi saja.

“Setelah ini ditindaklanjuti atas pengaduan warga selanjutnya pimpinan yang akan menjadwalkan kembali untuk perkembangannya,” jelasnya.

Ketika ditanyai perizinan dia mengaku, mengenai itu sudah di cek dan mungkin didalam rapat bakal dibahas.

“Sudah lengkap, yang jelas mereka hanya menuntut akses jalan ke makam saja, dan kami melihat sesuai aduan dilapangan,” ucapnya.

Untuk site plan sesuai dan akan ada kelanjutan dari bidang lain. Karena, tim disini sebagai peninjauan sekaligus memeriksa permasalahan dilapangan.

“Kalau kami dari pengendalian, untuk kedalaman lain ada dari bidang yang menanganinya, karena disini hanya untuk fasilitasi permasalahan warga dengan developer,” tuturnya.

Senada dikatakan warga Kemang Kiara, Rohidin (47) meminta untuk segera dilakukan pembangunan jalan utama menuju ke area pemakaman yang berada di area perumahan tersebut.

“Tidak hanya akses jalan saja, untuk pengairannya juga perlu diperhatikan karena kerap banjir. Karena, lokasi makam berada persis ditengah area pembangunan perumahan,” tegasnya.

Sementara Pengawas Proyek Perumahan PT Mercu Dinamika Marno mengungkapkan, permasalahan ini sebenarnya hanya salah paham warga dengan developer dan nanti akan dilakukan rapat bersama.

“Solusinya dari kami akan menggelar pertemuan bersama dinas terkait, warga dan pemerintah setempat agar polemik ini ada penyelesaian yang baik antar kedua belah pihak,” ungkapnya. (Yon/Hdy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru