Maulid Nabi di Rumah Berkah Depok, Jamaah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Sesama

Minggu, 27 September 2026 - 19:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK|  lintasbogor.com  – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Rumah Berkah Nusantara/Majelis Taklim (MT) Rumah Berkah Depok berlangsung khidmat dan sarat pesan moral. Selain menjadi momentum mengenang keteladanan Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga diwujudkan melalui santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Uswatun Hasanah”, acara digelar di Kavling Pelita Air Service, Depok, Minggu (27/9/2026).

Peringatan tersebut menghadirkan KH. Fathuri Wahmad, MA, Pimpinan PIN Al-Rahman Cipayung, sebagai penceramah utama. Sementara Ustaz H. Syahruddin El-Fikri, Pengasuh MT Rumah Berkah Depok, bertindak sebagai tuan rumah.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran jamaah MT Balai Wartawan Kota Depok, jamaah MT Rumah Berkah, serta warga sekitar.

Dalam tausiyahnya, KH. Fathuri Wahmad mengajak jamaah tidak hanya mengenang Rasulullah SAW melalui seremonial Maulid, tetapi juga menjadikan akhlak Nabi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu kisah yang disampaikan adalah peristiwa pembangunan kembali Ka’bah setelah mengalami kerusakan akibat banjir sebelum masa kenabian Muhammad SAW.

Menurutnya, peristiwa tersebut memberikan pelajaran penting mengenai persatuan. Suku-suku Quraisy yang sebelumnya kerap berselisih dapat bergandengan tangan karena memiliki kepentingan dan rasa tanggung jawab yang sama untuk membangun kembali Ka’bah.

Namun, persoalan kembali muncul ketika pembangunan hampir selesai. Mereka berselisih mengenai siapa yang berhak mendapatkan kehormatan untuk meletakkan Hajar Aswad.

“Gotong royong suku-suku Quraisy dalam memugar Ka’bah adalah teladan nyata persatuan. Namun, setelah selesai, mereka kembali bertikai saat memperebutkan kehormatan memasang Hajar Aswad. Ini mengingatkan kita bahwa kesatuan tanpa akhlak mulia hanya bersifat sementara,” tutur KH. Fathuri.

Mengaji Bukan Sekadar Mengejar Kepandaian

Dalam kesempatan tersebut, KH. Fathuri juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya menggunakan hati dan akal secara benar dalam menentukan sikap kehidupan.

Ia mengajak jamaah menjadikan majelis taklim bukan hanya sebagai tempat menambah pengetahuan agama, tetapi sebagai ruang untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan kualitas keimanan.

Menurutnya, ilmu yang dipelajari seharusnya mampu membawa seseorang semakin dekat kepada kebenaran dan tercermin dalam akhlaknya.

“Jangan niat ngaji supaya pintar, tapi niatlah supaya benar. Kalau semua jadi ustaz tapi tidak ada muridnya, ilmu itu tidak berkah. Ikuti jejak Nabi, ambil pelajarannya, maka perlahan hidup akan menjadi lurus,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti peringatan Maulid Nabi, bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak cukup hanya dipahami melalui pengetahuan, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan sosial.

Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Selain tausiyah, kegiatan Maulid Nabi juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

Ustaz H. Syahruddin El-Fikri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah serta para donatur yang telah memberikan kepercayaan dan menitipkan amanah untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa merupakan bagian penting dari semangat meneladani Rasulullah SAW.

“Semoga para donatur senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT. Santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud cinta kita kepada Rasulullah melalui pelayanan kepada yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MT Rumah Berkah akhirnya tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, serta menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di tengah masyarakat.

Melalui perpaduan antara dakwah dan kepedulian sosial, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa mencintai Rasulullah SAW juga dapat diwujudkan dengan memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan, dan hadir membantu sesama yang membutuhkan.
(NW)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi MT Balai Wartawan Depok: Dari Keteladanan Rasulullah hingga Semangat Wartawan Berdakwah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 19:28

Maulid Nabi di Rumah Berkah Depok, Jamaah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Sesama

Kamis, 24 September 2026 - 20:58

Maulid Nabi MT Balai Wartawan Depok: Dari Keteladanan Rasulullah hingga Semangat Wartawan Berdakwah

Berita Terbaru