Dari Kampus ke Baduy Luar, Tujuh Fakultas UPNVJ Bergerak Bersama melalui Sustainable Village 2026

Minggu, 13 September 2026 - 16:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menghadirkan program Sustainable Village: Baduy Luar 2026 pada 18–27 Juli 2026 di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Mengusung pendekatan pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini melibatkan tujuh fakultas UPNVJ yang bergerak melalui empat bidang pengembangan, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Keempat bidang tersebut diarahkan pada kebutuhan masyarakat sekaligus potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kolaborasi tujuh fakultas menjadi salah satu kekuatan utama dalam program ini. Kami mencoba melihat masyarakat Baduy Luar bukan hanya dari satu sisi, tetapi dari berbagai kebutuhan yang saling berkaitan. Dari sana, setiap fakultas dapat mengambil peran sesuai keilmuannya dan menerjemahkannya menjadi kegiatan yang dekat dengan kondisi masyarakat,” ujar Glen Christhover Aprilano, Project Officer Sustainable Village Baduy Luar 2026.

Di bidang pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik bersama Fakultas Hukum menghadirkan pembelajaran nonformal bagi anak-anak usia 5–12 tahun melalui interactive media learning menggunakan Smart Box. Selama tiga hari, anak-anak diajak mengenal ekosistem hutan, pemilahan sampah, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pembelajaran yang interaktif dan dekat dengan keseharian mereka.
Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kreatif, mulai dari ecoprint, membuat tempat pensil dengan memanfaatkan sampah plastik, hingga bernyanyi dan menampilkan hasil kegiatan. Pendekatan belajar sambil bermain tersebut mendapat respons positif dengan 111 akumulasi partisipasi anak, jauh melampaui target awal sebanyak 45 peserta.
Pengembangan Pendidikan juga diperluas kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM Baduy Luar. Sebanyak 10 pelaku UMKM mendapatkan sosialisasi public speaking dan komunikasi digital sebagai bekal untuk berkomunikasi lebih percaya diri dengan pengunjung sekaligus menyampaikan informasi dan mempromosikan usaha mereka melalui kanal digital.

Di bidang kesehatan, UPNVJ membawa perhatian pada kondisi yang dekat dengan keseharian masyarakat Baduy Luar. Fakultas Kedokteran bersama Fakultas Ilmu Kesehatan menghadirkan skrining kesehatan sekaligus edukasi yang disesuaikan dengan aktivitas warga.
Sebanyak 44 warga mengikuti pemeriksaan tekanan darah, asam urat, kolesterol, dan gula darah sewaktu. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah warga dengan kadar gula darah dan asam urat yang tinggi meskipun tidak merasakan keluhan tertentu. Hasil skrining kemudian disampaikan kepada Puskesmas Cisimeut sebagai informasi pendukung untuk tindak lanjut pelayanan kesehatan masyarakat.
Perhatian juga diberikan pada risiko yang dapat ditemui warga dalam aktivitas sehari-hari. Sebagian masyarakat Baduy Luar masih rutin bertani dan berkebun di lingkungan hutan yang memungkinkan mereka berhadapan dengan ular. Karena itu, 16 warga mendapatkan edukasi pertolongan pertama pada kasus gigitan ular, mulai dari tindakan awal yang tepat hingga pentingnya mendapatkan penanganan medis. Kegiatan kesehatan turut dilengkapi dengan sosialisasi tanaman herbal dan pengenalan wedang uwuh yang disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal untuk kebutuhan sehari-hari.

Beranjak dari kesehatan, Pengembangan Ekonomi melihat potensi lain yang tumbuh dari aktivitas masyarakat, yaitu produk-produk lokal yang dijalankan oleh pelaku UMKM. Fakultas Ilmu Komputer bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis kemudian mendampingi 26 pelaku UMKM untuk mulai membawa aktivitas usahanya ke ruang digital.
Pendampingan dilakukan melalui pengenalan dan praktik pemanfaatan QRIS, e-commerce, serta katalog digital. Dari proses tersebut, sebanyak 13 QRIS, 14 akun e-commerce, dan tiga katalog digital berhasil difasilitasi. Kehadiran kanal digital ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas, sekaligus memberikan pilihan transaksi yang lebih praktis bagi pengunjung.
Yang diperkenalkan bukan hanya akun atau fasilitas digital, tetapi juga cara menggunakannya dalam aktivitas usaha. Dengan begitu, digitalisasi menjadi bekal bagi pelaku UMKM untuk mulai mengelola promosi dan transaksi secara lebih mandiri, sekaligus mempertemukan produk lokal Baduy Luar dengan peluang pasar yang lebih luas.

Sementara itu, persoalan lingkungan direspons melalui pendekatan yang berbeda. Fakultas Teknik menghadirkan dua unit insinerator minim asap sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah di Baduy Luar. Kehadiran teknologi tersebut dilengkapi dengan edukasi agar pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga dimulai dari kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah.
Tim turut menggelar aksi bersih lingkungan yang mengumpulkan sekitar tujuh karung sampah, kemudian melanjutkannya dengan edukasi pemilahan sampah secara door-to-door. Sebanyak 17 masyarakat sekitar dijangkau untuk mengenal pemilahan sampah organik dan anorganik serta memahami pengelolaan sampah yang lebih tepat sesuai jenisnya.

Beragam pendekatan tersebut memperlihatkan satu hal, yaitu pemberdayaan masyarakat tidak selalu hadir dalam bentuk yang sama. Di Baduy Luar, prosesnya dapat dimulai dari anak-anak yang belajar sambil bermain, warga yang mengenali kondisi kesehatannya, pelaku UMKM yang mulai mengenal ruang digital, hingga masyarakat yang diajak melihat kembali cara mengelola sampah di lingkungannya.

“Selama berada di lapangan, kami banyak belajar bahwa kebutuhan masyarakat tidak selalu bisa dipahami hanya dari perencanaan di atas kertas. Interaksi langsung membuat kami melihat bagaimana setiap kegiatan perlu menyesuaikan dengan keseharian dan kondisi masyarakat. Bagi kami, proses saling belajar inilah yang membuat program ini memiliki arti lebih dari sekadar pelaksanaan kegiatan,” tutur Irna Firmansyah, Vice Project Officer Sustainable Village Baduy Luar 2026.

Melalui Sustainable Village Baduy Luar 2026, kolaborasi tujuh fakultas UPNVJ menjadi ruang untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan dan potensi masyarakat. Meski rangkaian kegiatan telah berakhir, komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga melalui WhatsApp sebagai bentuk keberlanjutan pendampingan dan hubungan yang telah dibangun bersama.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

solusi perizinan lengkap dan terpercaya
upacara peringatan hari jadi Bogor ke-544 tingkat kecamatan Cisarua tahun 2026.
Silaturahim MS Kaban dan Kader Partai Ummat di Kota Bogor, Amien Rais Kritik Gagalnya Tata Kelola Negara
Kebijakan seorang Mentri jangan menindas pelaku usaha dan menciptakan pengangguran.
Polda Jabar Tangkap 145 Pelaku Premanisme Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025
Insiden Tabrakan di Parkiran FIKOM Unpad Jatinangor Resmi Diselesaikan Secara Kekeluarg
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:43

Dari Kampus ke Baduy Luar, Tujuh Fakultas UPNVJ Bergerak Bersama melalui Sustainable Village 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:34

solusi perizinan lengkap dan terpercaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:25

upacara peringatan hari jadi Bogor ke-544 tingkat kecamatan Cisarua tahun 2026.

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:19

Silaturahim MS Kaban dan Kader Partai Ummat di Kota Bogor, Amien Rais Kritik Gagalnya Tata Kelola Negara

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:19

Kebijakan seorang Mentri jangan menindas pelaku usaha dan menciptakan pengangguran.

Berita Terbaru

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 73.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~25: 0.0;

Kabupaten Bogor

Kecamatan Cisarua Gelar Rakor Penanganan Kekeringan dan Karhutla

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:51