Dewan Air Nasional : Kalau Masih Ada yang Buang Sampah atau Limbah ke Sungai, Foto dan Laporkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Sumberdaya air Nasional, Ir Penni Susanti sedang menanam pohon pada peringatan Hari sungai Nasional. (Sok.Apakabarbogor/ash).

Anggota Dewan Sumberdaya air Nasional, Ir Penni Susanti sedang menanam pohon pada peringatan Hari sungai Nasional. (Sok.Apakabarbogor/ash).

LINTASBOGOR.COM –  Acara Hari sungai Nasional yang diadakan oleh Masyarakat Peduli lingkungan (Mapeling) untuk tahun ini mengambil tema ‘Babakti Cisadane’, diadakan di Kampung Sungapaan, Desa Srogol  dan Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong serta  Desa Pasir Buncir Kecamatan Caringin. ( Minggu, 21/Juli/2024).

kegiatan ‘mulung runtah’, Penanaman pohon dan tebar benih ikan nila menjadi agenda utama pada acara tersebut.

Hadir pada kesempatan itu,  Dewan Air Nasional Ir Penni Susanti, Perwakilan dari Disnakan Kabupaten Bogor dan Kanit Pol PP Kecamatan Caringin.

Ir Penni Susanti menegaskan, Dengan adanya babakti  yang diselenggarakan secara mandiri ini adalah awal yang baik.

Karena Cisadane bagus alam nya jangan sampai dicemari.

“Masyarakat kalau ada yang mencemari sungai harus ditegur karena ada aturan Kepresnya,”katanya kepada Wartawan.

Penni  juga menjabarkan,  caranya adalah dengan memfoto kegiatan buang sampah atau limbah yang dilakukan perseorangan ataupun perusahaan ke sungai  dan melaporkannya ke dinas lingkungan Hidup.

“kebetulan saya ketua gerakan Ciliwung bersih, saya sudah membuat lokal Hero sebanyak 30 lebih komunitas, itu sebagai patroli, kalau ada yang buang sampah ke sungai bisa di foto dan dilaporkan ke dinas lingkungan hidup.

Kemudian nantinya dinas bisa menyurati pabrik yang membuang limbah atau sampah ke sungai,”jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Mapeling Asep Muhendar menjelaskan, Mapeling adalah masyarakat peduli lingkungan yang bergerak di bidang lingkungan terutama terkait masalah sampah

“Kami sangat mengapresiasi ketika hari sungai diadakan di sungapaan, itu sampah di sungai Cisadane tidak terlalu banyak, nah kami mengevaluasi bahwa masyarakat di sekitar Sungapaan ada rasa kepedulian untuk tidak buang sampah ke sungai tapi dibakar,” ungkapnya.

Namun sambungnya, masih ada kendala karena dengan dibakarnya sampah masih menjadi polusi udara.

“Disini kami berharap agar dinas terkait untuk bisa memberikan pelayanan.

Makanya untuk kegiatan ini kami bukan hanya seremonial saja, namun harus ada tindak lanjut, karena masyarakat Sungapaan bingung harus buang sampah kemana,”katanya.

Terkait banyaknya stocholder yang masih membuang sampah dan limbah ke sungai,  mapeling berharap agar mereka bisa duduk bersama untuk mencarikan solusi.

“Kami juga sempat mendengar dan berdiskusi dengan para aktivis lingkungan terkait masih ada yang buang sampah atau limbah ke sungai, mereka (para aktivis, red) memang sudah bersurat ke dinas lingkungan, tapi masih belum ada jawaban, kami juga kemarin sempat bertemu dengan satgas Cisadane dan siap membantu,”tutupnya. (ash)

 

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru