50 Sampai 100 Orang Meninggal Setiap Hari, Salah Satu Bahayanya Narkoba

Senin, 22 Februari 2021 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Lembaga kesehatan yang memiliki fungsi dan tugas merehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, Intitusi Penerima Wajib Lapor Garda Mencegah Dan Mengobati (I PWL GMDM), Badan Koordinasi Nasional (Bakornas), telah resmi berdiri.

ketua DPD IPWL GMDM Jawa Barat, Mahesa Cokro mengatakan, berdirinya IPWL GMDM dilatar belakangi dengan banyak korban jiwa, akibat penyalah gunaan Narkotika.

“Di Negara kita perhari yang meninggal karena penyalahgunaan narkoba mencapai 50 sampai 100 orang. IPWL GMDM satu tahun dapat melakukan rehabilitasi sekitar 9000 orang, dari jumlah yang dibebankan oleh negara yakni merehabilitasi 2000 pecandu,” katanya. Jumat 19 pebruari 2021.

Dia juga mengatakan, IPWL GMDM juga memiliki program rehabilitasi berbasis masyarakat, bentuk programnya dilakukan dengan cara sosialisasi, penyuluhan kesemua elemen masyarakat, termasuk posyandu dan dunia pendidikan.

“Apalagi di Bogor ini, tingkat kerawanan penyalahgunaan narkotika masuk urutan pertama khususnya jenis ganja, kemudian sabu dan paling mengkhawatirkan soal obat-obatan jenis G. Karena itu masyarakat harus bekerja sama untuk melakukan pencegahan dari peredaran narkotika,” ungkapnya.

Pada tahun 2010, sambungnya, sudah ada 600 IPWL, namun seiring waktu, tersaring 160 oleh Kementrian Sosial dan BNN, salah satunya adalah IPWL GMDM.

“Saat ini kami sedang berkonsentrasi melakukan kampanye besar-besaran, terkait inisiasi oleh DPRD Aceh dari Fraksi PKS yang ingin melegalisasikan ganja. Makanya kami tekankan, bahwa GMDM seluruh Indonesia konsisten dan komitmen menolak keras legalisasi ganja. Pasalnya, ganja merupakan jenis narkotika golongan satu, yang hanya bisa digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang jika disalah gunakan bisa menyebabkan orang yang memakainya gila atau meninggal dunia,” tegasnya.

Ketua IPWL GMDM Bakornas DPK Kabupaten Bogor, Susanto mengaku telah mempersiapkan langkah guna melakukan pendataan terlebih dahulu mengenai beberapa jenis narkotika.

“Kami akan melakukan pendataan terlebih dulu mengenai obat-obatan jenis G. Karena obat jenis ini sudah meresahkan masyarakat, apalagi di Bogor sekarang sudah banyak toko-toko yang buka menjual obat jenis G ini,” jelas Susanto. (wan/ash)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Segenap Redaksi lintasbogor.com Ucapkan Selamat Ied Mubarok 1447H Semoga Kembali Fitrah
Silaturahmi dan Dialog Warga RT 03/RW 10 Bersama Ormas se-Kota Bogor
PWRI Pererat Tali Silaturahmi Melalui Tradisi Buka Bersama di Bulan Ramadan
BBR, Benteng Bogor Raya konsolidasi Internal di Awal Tahun 2026
SUKSESKAN MBG KOTA BOGOR, YAYASAN SAUDAGAR MULIA PERCAYAKAN PENGELOLAAN SPPG PADA PT PANGAN INDONESIA SEHAT
EDUKASI PELANGGAN TIRTA KAHURIPAN : MEMPERKUAT KESADARAN BERSAMA, MENJAGA AIR DI TENGAH DINAMIKA MUSIM HUJAN
Publikasi Kinerja DPKPP Kabupaten Bogor 2025
INSPEKTORAT KABUPATEN BOGOR MENGGELAR PENGAWASAN DAERAH TAHUN 2025
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:07

Segenap Redaksi lintasbogor.com Ucapkan Selamat Ied Mubarok 1447H Semoga Kembali Fitrah

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:27

Silaturahmi dan Dialog Warga RT 03/RW 10 Bersama Ormas se-Kota Bogor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:24

PWRI Pererat Tali Silaturahmi Melalui Tradisi Buka Bersama di Bulan Ramadan

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:23

BBR, Benteng Bogor Raya konsolidasi Internal di Awal Tahun 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:12

SUKSESKAN MBG KOTA BOGOR, YAYASAN SAUDAGAR MULIA PERCAYAKAN PENGELOLAAN SPPG PADA PT PANGAN INDONESIA SEHAT

Berita Terbaru

Kota Bogor

Pedagang Pasar Jambu Dua Akui Omzet Turun

Sabtu, 11 Apr 2026 - 13:16