Program Ketahanan Pangan di Desa Jambuluwuk Layak Disoal

Kamis, 27 April 2023 - 09:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR.COM- Ketahanan pangan adalah program pemerintah yang pendanaannya diambil dari Dana Desa (DD) sebesar 20 persen, dan baru dimulai pada tahun 2022 lalu.

Namun untuk desa Jambuluwuk Kecamatan Ciawi, program ketahanan pangan yang disalurkan ke penerima manfaat layak disoroti.

Seperti yang diungkapkan oleh Saepudin, anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Cahaya Cukanggaleuh tersebut, mengakui bahwa kelompoknya sebagai salah satu penerima dari program ketahanan pangan.

Namun ia dan rekannya hanya menerima dalam bentuk benih ikan lele sekitar 4000 ekor dan perlengkapan kolam, serta pakan yang dianggapnya kurang memadai.

“Pakan yang dikasih mereknya adalah Tenar, inginnya sih saya bukan pakan itu, ada satu lagi jenisnya yang agak bagusan, tapi mau protes gimana, karena yang mengadakan semuanya kan pihak desa, takutnya itu jatahnya memang begitu,”ungkap dia. Rabu, ( 26/4/2023).

Akibatnya sambung dia, lele yang dipeliharanya tersebut mengalami keterlambatan pertumbuhan karena sudah tiga bulan dipelihara dan baru masuk ke ukuran konsumsi.

“Makanya saya mau tanya lagi ke desa, apakah masih ada jatah pakan, karena pakan sudah habis.

Tadinya mau dijual saja, tapi harga sedang murah karena biasanya begitu kalau sebelum dan sesudah Idul fitri,”jelas dia.

Pengakuan Saepudin itu dibantah oleh Maryati selaku pengelola dana ketahanan pangan desa Jambuluwuk, karena menurutnya tidak benar jika pembudidaya hanya diberikan pakan merek Tenar yang notabene hanya berprotein sekitar 20 persen.

Sebelumnya pembudidaya juga pernah diberikan pakan jenis Pf 1000 yang berprotein lebih tinggi dan diperuntukkan untuk benih ikan lele.

“Awalnya dikasih Pf 1000, merek 781 dua kali dan dilanjut merek tenar,itu berdasarkan arahan dari dinas Perikanan,”jelas Maryati, via pesan singkatnya.

Sampai berita ini diturunkan, Ahmad selaku ketua TPK Ketahanan pangan desa Jambuluwuk belum berhasil diwawancara, terkait mekanisme penyaluran dan dana secara Keseluruhan untuk program tersebut, serta berapa kelompok penerima (ash/wan)***

 

 

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
Rayap Mengintai di Balik Dinding: Ancaman Sunyi Rumah di Bogor yang Sering Terabaikan
Segenap Redaksi lintasbogor.com Ucapkan Selamat Ied Mubarok 1447H Semoga Kembali Fitrah
Silaturahmi dan Dialog Warga RT 03/RW 10 Bersama Ormas se-Kota Bogor
PWRI Pererat Tali Silaturahmi Melalui Tradisi Buka Bersama di Bulan Ramadan
BBR, Benteng Bogor Raya konsolidasi Internal di Awal Tahun 2026
SUKSESKAN MBG KOTA BOGOR, YAYASAN SAUDAGAR MULIA PERCAYAKAN PENGELOLAAN SPPG PADA PT PANGAN INDONESIA SEHAT
EDUKASI PELANGGAN TIRTA KAHURIPAN : MEMPERKUAT KESADARAN BERSAMA, MENJAGA AIR DI TENGAH DINAMIKA MUSIM HUJAN
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:59

Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025

Rabu, 15 April 2026 - 12:33

Rayap Mengintai di Balik Dinding: Ancaman Sunyi Rumah di Bogor yang Sering Terabaikan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:07

Segenap Redaksi lintasbogor.com Ucapkan Selamat Ied Mubarok 1447H Semoga Kembali Fitrah

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:27

Silaturahmi dan Dialog Warga RT 03/RW 10 Bersama Ormas se-Kota Bogor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:24

PWRI Pererat Tali Silaturahmi Melalui Tradisi Buka Bersama di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Pendidikan

H. Jusuf Kalla Sosok Bapak Bangsa dari Timur

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:38