ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
KAB.BOGOR, lintasbogor.com//kegiatan penyuluhan peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya radikal teroris ini dibuka oleh KABID WASNAS BAKESBANGPOL BPK HARRY HAZARUL AKBAR SH MH
acara kegiatan ini prakarsai oleh BAKESBANGPOL (badan kesatuan Bangsa dan politik) dan diikuti oleh ketua OSIS madrasah Aliyah sekabupaten Bogor yg berjumlah sekitar 100 orang peserta dilaksanakan di CAHAYA VILLAGE RESORT jl.raya puncak Cipayung datar no:2
Narasumber dari DITJEN POLPUM KEMENDAGRI bp PRAYOGO HERI CAHYONO MM.beliau menyampaikan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan mencegah radikalisme dilingkungan sekolah memiliki tantangan yg sangat banyak, salah-satunya akses media sosial yg tidak terbatas dan karena anak anak pada fase labil masa mencari aktualisasi diri ini jadi sangat rentan.
beliau juga menyampaikan harapan supaya sekolah bisa menjadi salah satu benteng dari paparan bahaya radikal terorisme.
KEPALA BAKESBANGPOL KABUPATEN BOGOR bapak FERDINANDO SELMI PARDEDE menyampaikan bahwa:”game online dan medsos bisa menjadi salah satu adiktif yg bisa kecanduan seperti narkoba lewat pintu masuk rekruter faham radikalisme melalui komunikasi game online dengan cara melalui kedekatan emosional lewat strategi yang lebih humanis.!”
OSIS mempunyai peran penting yg harus inklusif jangan eklusif dan harapan dari rekan-rekan siswa yang lain.
peran orang tua dan guru sangat penting dalam mencegah paparan faham radikalisme.
KABID WASDA BAKESBANGPOL PROVINSI JAWA BARAT: BPK KHAIRUL NAIM menyampaikan ada ancaman ideologi di Jawa Barat adalah faktual,akses yg menciptakan paparan paling rawan dijawa Barat adalah gadget. kekecewaan emosional menjadi pendekatan doktrinisasi oleh rekruter.faktor pendorong salah satunya termasuk bulying atau perundungan anak .komunitas anak muda yg eklusif seperti gank motor dsb.
kegiatan acara ini dihadiri juga oleh:
bp, Muhamad Apendi.S,Sos ( Sub Koordinator Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen ) kabupaten Bogor.
Bp. Acep Hamidi,S.IP
( Pelaksana pada Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik) kab
upaten Bogor.
(S.O.)






