Rohmat Selamat CEO Lintasbogor Sampaikan Duka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI Dalam Misi Perdamaian

Jumat, 3 April 2026 - 07:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, lintasbogor.com II Ceo Lintasbogor Rohmat Selamat menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Timur Tengah.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia dalam menjalankan mandat internasional di wilayah konflik.

Dalam pernyataan resminya pada 02 April 2026, Rohmat Selamat mengungkapkan rasa kehilangan yang sangat mendalam sekaligus penghormatan tinggi atas dedikasi para prajurit yang gugur.

Ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon.

“Innalillahi wa innailaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Rohmat

Rohmat menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit tersebut merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Kehadiran TNI dalam misi internasional tidak hanya membawa nama baik bangsa, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

“Pengabdian mereka adalah simbol keberanian, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan amanat negara serta menjaga perdamaian dunia,” tegasnya.

Lintasbogor bersama jajaran menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para prajurit yang telah gugur, semoga pengabdiannya menjadikan ladang pahala dan ditempatkan di syurganya Allah swt.
“Kami mengutuk keras atas kejadian yang menimpa pahlawan negara dalam misi perdamaian di Timur Tengah tersebut,” tegasnya

“Kami mohon Pemerintah harus segera usut tuntas atas peristiwa dengan Insiden tragis ini terjadi dalam dua hari berturut-turut di wilayah operasi UNIFIL di Lebanon selatan. Pada (29/3), Praka Farizal Rhomadon gugur akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr,” ungkapnya.

Sehari kemudian, pada (30/3), dua prajurit lainnya gugur dalam serangan kedua yang terjadi di sekitar Bani Hayyan. Serangan tersebut diduga terkait dengan meningkatnya intensitas konflik di wilayah tersebut.

Kedua insiden ini mencerminkan memburuknya situasi keamanan di Lebanon, khususnya di daerah perbatasan yang selama ini menjadi titik rawan konflik.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah Lebanon selatan. Eskalasi konflik tersebut telah meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian, termasuk kontingen Indonesia yang selama ini dikenal aktif dan profesional dalam menjalankan tugas.

Meski menghadapi risiko besar, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia.

Partisipasi dalam UNIFIL merupakan bagian dari politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta wujud nyata dukungan terhadap stabilitas global.
Pemerintah juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan PBB dan pihak terkait guna menjamin keselamatan personel Indonesia di lapangan serta mencegah terulangnya insiden serupa.

Gugurnya tiga prajurit TNI ini menjadi pengingat akan harga mahal dari perdamaian yang selama ini dijaga oleh para penjaga perdamaian dunia.

Di tengah duka, bangsa Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tugas mulia.

Semangat dan pengabdian mereka akan terus dikenang sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Penulis : Basirun

Editor : Basirun

Sumber Berita : Basirun

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Majelis Pers: Apakah UU No.40 Thn 1999 tentang Pers Masih Berfungsi Sebagai pedoman Payung Hukum bagi umat Pers?
Menag: Pindapata Nasional Gema Waisak 2026 Ajarkan Nilai Berbagi dan Welas Asih, Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
Menaker Yassierli: Pelatihan Agroforestri Nasional Dorong Lapangan Kerja dan Pengembangan Ekonomi Desa Berkelanjutan
Pangkoopsudnas Ungkap Kedatangan Rafale Hingga A400M Jadi PR Besar Infrastruktur TNI AU, Lanud Dukung Modernisasi Kekuatan Udara Nasional
FWJ Indonesia Serahkan 2 Piagam Penghargaan di Kota Tangerang, Siapa Saja Yang Layak diBerikan?
“Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?”
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Menperin Agus Gumiwang:Tegaskan Ketahanan Stok Plastik Nasional Dijamin Aman , Meski Rantai Pasok Global Terganggu
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:15

Majelis Pers: Apakah UU No.40 Thn 1999 tentang Pers Masih Berfungsi Sebagai pedoman Payung Hukum bagi umat Pers?

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:58

Menag: Pindapata Nasional Gema Waisak 2026 Ajarkan Nilai Berbagi dan Welas Asih, Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:42

Menaker Yassierli: Pelatihan Agroforestri Nasional Dorong Lapangan Kerja dan Pengembangan Ekonomi Desa Berkelanjutan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:34

Pangkoopsudnas Ungkap Kedatangan Rafale Hingga A400M Jadi PR Besar Infrastruktur TNI AU, Lanud Dukung Modernisasi Kekuatan Udara Nasional

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00

“Outsourcing Dibatasi Lagi! Permenaker 7/2026 Usai May Day: Solusi Nyata atau Sekadar Redam Protes Buruh?”

Berita Terbaru