Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025

Kamis, 23 April 2026 - 21:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor, lintasbogor.com II Program pembinaan ketenagakerjaan melalui Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula Tahun 2025 di Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 429 penerima manfaat. Setiap individu menerima bantuan sebesar Rp5 juta, sehingga total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp2.145.000.000.

Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi tenaga kerja pemula agar mampu membangun usaha mandiri dan meningkatkan taraf hidup. Namun, besarnya anggaran yang digunakan memicu perhatian publik terhadap aspek transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

Sejumlah pihak menilai bahwa keterbukaan informasi terkait mekanisme seleksi penerima, distribusi dana, hingga monitoring penggunaan bantuan sangat penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Transparansi dinilai menjadi kunci agar program ini tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Saat dimintai keterangan terkait pelaksanaan program tersebut pada Selasa (20/04/2026), Sekretaris Dinas (Sekdis) terkait, Suhartono, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan penjelasan rinci. Ia meminta waktu karena program tersebut masih tergolong baru.

“Untuk saat ini kami belum bisa memberikan penjelasan lengkap, karena program ini masih baru dan sedang dalam proses,” ujar Suhartono singkat.

Menurut kuasa hukum dari media Karbonews.com mengatakan semua penerima bantuan apapun mencantumkan data diri ini sudah menyalahi SOP penerima bantuan.

“Data bantuan penerima itu harus valid dan harus tepat sasaran, jangan sampai dana sebesar itu tidak sesuai dengan yang diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
“Ada hal yang unik secara aturan dan SOP bantuan harusnya mencantumkan NIK ini sama sekali tidak ada, yang ada nama dan rekening penerima BNI

Awak media kemudian kembali melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Dinas melalui pesan WhatsApp pada 22 April 2026. Dalam keterangannya, Suhartono menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengecekan ulang.

“Nanti akan dicrosscheck kembali, menunggu Pak Kadis karena sedang perjalanan dinas mendampingi Bupati ke Bandung,” tulisnya.

Apakah sesulit itu memberikan klarifikasi atau tanggapan kepada publik hingga berhari-hari dan harus menunggu kembalinya Kepala Dinas dari perjalanan dinas? Pertanyaan ini mencuat di tengah masyarakat, mengingat informasi yang diminta berkaitan dengan program yang menggunakan anggaran miliaran rupiah.

Publik menilai, sebagai pejabat struktural, Sekretaris Dinas seharusnya dapat memberikan penjelasan awal atau informasi dasar tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kehadiran pimpinan. Keterbukaan informasi dinilai tidak seharusnya terhambat oleh hal administratif semata, terlebih ketika menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Dengan jumlah penerima yang cukup besar dan nilai bantuan yang signifikan, Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor. Namun, tanpa transparansi yang jelas, efektivitas program berpotensi dipertanyakan. ( Red)

Penulis : Syarif

Editor : Basirun

Sumber Berita : Syarif

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kecamatan Cisarua Bentuk Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA)Tahun 2026
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Musyawarah Pembentukan Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Jogjogan Tahun 2026 Digelar
Proyek Aspirasi P3: “diduga Pondasi galian asal”, Tanpa Mutu Juga!
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
*Musyawarah Desa (MUSDES)* Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor 
pemerintah desa jogjogan kec Cisarua kab.bogor saat ini merealisasikan penyaluran bantuan langsung tunai kepada 17 KPM warga masyarakat.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:06

Pemerintah Kecamatan Cisarua Bentuk Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA)Tahun 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:29

Proyek Aspirasi P3: “diduga Pondasi galian asal”, Tanpa Mutu Juga!

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Berita Terbaru

Nasional

F. Zebua terpilih sebagai Ketua DKD PWRI Kota Bogor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:46