Petani Oyek di Sukmajaya Butuh Perhatian, untuk Meningkatkan Hasil Panen 

Selasa, 2 Agustus 2022 - 18:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Petani oyek (daun singkong) yang berada di Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang mengaku selama ini belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah Kabupaten Bogor.

Padahal mereka jadi petani oyek sudah puluhan tahun namun tak ada bantuan maupun penyuluhan dari dinas terkait.

“Saya jadi petani oyek dengan memanfaatkan lahan milik orang lain atau tanah perusahaan yang belum di gunakan,” terang Ilyas salah seorang petani kepada Apa Kabar Bogor. Selasa, (2/8).

Masih kata Ilyas, dengan menanam oyek biaya yang di butuhkan tidak banyak dan satu kali tanam bisa tahunan.

“Oyek tidak memakan biaya produksi banyak karena untuk satu kali tanam bisa sampai lima tahun dengan panen dua bulan sekali namun tidak tetap aja kami butuh bantuan terutama alat penyiraman atau penyuluhan untuk meningkatkan produksi kami,” terangnya.

Sementara Ahmad petani oyek lainnya berharap agar ada bantuan ke depan dirinya bersama petani lainnya mendapat perhatian.

“Saya sih inginnya di arahkan dan dapat bantuan apa yang kita butuhkan karena saya hanya bisa bertani untuk menghadapi keluarga,” tandas Ahmad.

Ecep Surasman selaku kepala desa Sukmajaya berharap, ada perhatian khusus dari dinas terkait untuk para petani di wilayahnya.

“Saya ingin kedepan ada perhatian dari Pemkab Bogor melalui dinas terkait untuk para petani oyek, baik dalam bentuk modal maupun bimbingan (penyuluhan) agar tatap hidup para petani meningkat,” terang kades singkat. (Igon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Berita Terbaru

Nasional

F. Zebua terpilih sebagai Ketua DKD PWRI Kota Bogor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:46