MAN JADDA WAJADA

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

MAN JADDA WAJADA

بسم الله الرحمن الرحيم.

“وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ.

_Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan._” *(QS. Al-Ankabut 29:69)*

Al-Imam Jalaluddin As-Sayuthi mengatakan:

Kata *Jaahaduu fiinaa* Jihad dijalan Kami (Allah), maksudnya: Orang yg sungguh-sungguh di jalan yg benar (_al-hak_).

Sedang Imam Showy Al-Maliky menafsirkannya: Sungguh-sungguh melawan nafsu (_jihadun nafs_) di jalan Allah SWT. Imam Showi mengutip beberapa ahli tafsir, antara lain:

1.Fudhail bin Iyyadh: “Orang-orang yg serius waktu belajar ilmunya, maka ia akan dianugrahi ilmun yg manfaat.

2.Sahal bin Abdullah: “Orang- orang yg Istiqomah beramal saleh, maka ia akan diberikan pahala berlipat ganda.

3.Ahli tafsir lainnya: “Orang-orang yg serius mengajarkan ilmunya, maka ia akan dianugerahi ilmu yg belum ia ketahui/_ladunni._ (QS. Al-Baqarah 2: 282). *(Tafsir Shawi Al-Maliky Juj III hlm. 142).*

 

Dalam terminologi bahasa Arab, kata-kata *jaahaduu* atau *jaahada* . Artinya “orang yg sungguh-sungguh/ serius” . Dalam bahasa arab disebut *jadda*. Kalimat _isim istifham_ (bentuk pertanyaan), kalimat _khabar_ jawaban) nya adalah *Wajada* . Artinya, “sukses” atau “berhasil”.

Sedangkan kata-kata *Man Jadda Wajada*(مَنْ جَدَّ وَجَدَ). adalah pepatah Arab populer yang artinya ” Siapa yg sungguh-sungguh, maka ia akan sukses/berhasil.

Dalam kontek syariat Islam,

kata-kata ini dimaksudkan utk memotivasi umat, agar bekerjakeras supaya tencapai suatu tujuan, baik duniawi maupun akhirat, yg disertai keyakinan bahwa Allah lah (hakikatnya) yg mensukseskan-nya. Karena hakikat kesukaesannya itu dari Allah, maka hasil usahanya wajib dipersembahkan kepada Allah SWT agar meraih pahala dari-Nya.

Dari pepatah bahasa Arab ini pula, Islam mengajarkan pentingnya usaha/ikhtiar yg maksimal dengan sabar, dan tawakal.

Kata-kata mutiara/mahfudzat *Man Jadda Wajada* ini kemudian dijadikan motivasi untuk membangun tekad, mental dan energi positif dalam rangka meraih cita-cita mulia.

Penerapan dari *man jadda Wajada* harus memiliki sifat pantang mundur, tidak cepat menyerah dan tidak boleh mudah putus asa, seperti yg dijelaskan beberapa contoh di bawah uni:

*1.Kisah Nabi Yusuf Bin Ya’qub*.

Dijelaskan dalam Al-QuranAl-Quran:

يٰبَنِيَّ اذْهَبُوْا فَتَحَسَّسُوْا مِنْ يُّوْسُفَ وَاَخِيْهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ

_Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah. Sesungguhnya tiada yg berputus asa dari Rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir_*(QS Yusuf 12 : 87)*

*2. Kisah Abi Dzar A-Ghifari*.

Diwaktu perang Rumawi yg melewati wilayah Mesir (90% padang pasir). Suhu panas, perjalanan sangat jauh dan keledai, tak bisa berjalan lagi, bahkan akibat kehausan kledai Abi Dzar mati. Namun dia tidak menyurutkan cita-citanya utk berperang bersama Rasulullah.

Di tengah perjalanan menuju perang. Ada sahabat yg melihat sesuatu dari kejauhan. Lalu berkata: “Ya Rasulullah: “Saya melihat si fulan yg tertinggal sangat jauh (seperti titik hitam di tengah padang pasir)”. Jawab Rasulullah:

“Biarlahkanlah dia. Jika dia berguna utk berperang, maka akan diberi kekuatan oleh Allah SWT”.

Disaat tertinggal rombongan, Abi Dzar tetap berjuang dan semangat, disertai hati yang tulus ikhlas, sambil berdoa: “Ya Allah kuatkan aku,”.

Setiap gerakan dan nafasnya, dia berucap: “Hanya Engkau ya Allah Yang bisa memberi kekuatan dan pertolongan”.

Di saat menjelang pagi, yaitu pasukan perang pimpinan Rasululllah sedang istirahat di kemah. Ternyata yg kelihatan titik hitam dari jauh itu adalah Abu Dzar. Ketika Abi Dzar sudah mendekat ke kemah, para sahabat berkata:

“Ya Rasullah, itu dia benar-benar Abu Dzar,” Dan ketika Abu Dzar sudah sampai di kemah. Para sahabat pun semuanya bersuka cita, termasuk Rasululllah. Dan Abu Dzar, meski fisiknya kehihatan sangat lelah, namun mukanya ceria karena bisa menyusul rombongan Rasulullah melalui perjuangan yang sangat berat.

Disaat Abu Dzar ada di kemah, Rasulullah memandangnya, sambil berdoa: “Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada-mu wahai Abu Dzar”.

Para sahabatpun mengamininya.

Disaat itulah, para sahabat melantukan sebuah syair untuk Abi Dzar:

“Dia berjalan sebatang kara, meninggal sebatang kara, dan kelak akan dibangkitkan sebatang kara.

*(Sejarah Teladan Perjuangan Sahabat Rasulullah SAW).*

Kisah di atas menunjukan bahwa kegigihan Abu Dzar

Dikabulkan Allah SWT.

Semua kisah ini terjadi, telah diisyaratkan Allah SWT. (QS. Al-Baqarah 2:148).

Seperti apa yg telah dijelaskan dari kisah2 di atas, maka Imam Nawawi dalam karyanya *Riyadhush-Shalihin* menulis tentang pentingnya keseriusan dan bersungguhan ketika berlomba dalam kebaikan:

المبادرة للخير والحثة لمن توجه على الإقبال عليه با الجد من غير التردد

_Bersegera dalam amal kebajikan, dan mendorong agar orang-orang berbuat baik dengan segera, disertai penuh kesungguhan tanpa ragu sedikitpun_.

*3. Realitas Masalah Kekinian*.

Dalam keseharian, kita telah terbukti, merasakan dan melihat secara kasat mata dari kata-kata *man Jadda*.

Perjuangan dari orang-orang (kelompok) yg serius dalam berjuanganya, telah banyak menghasilkan sesuatu yg menggembirakan antara lain:

(1) Ketika rakyat/ ormas2 Islam teriak dan sungguh-sungguh menolak BOP, akhirnya pemerintah akan neninjau kembali jika BOP , tidak menguntungkan rakyat Palestina.

(2) Keseriusan dari orang-orang (kelompok) yg penolakan akan naiknya harga BBM, akhirnya, pemerintah hanya menaikkan BBM non subsidi.

(3) Keseriusan dari orang-orang (kelompok) yg menolak MBG, akhirnya pemerintah mau mengevaluasi kembali pengelolaannya.

(3) Keseriusan demo para kaum buruh, agar pemerintah tidak merugikan mereka, klu pemerintah cinta pada rakyatnya, pasti mengabulkannya. insya Allah.

(4) Banyak para pelajar (siswa dan mahasiswa) yg sukses gemilang, karena senangat, padahal mereka adalah orang-orang biasa yg hidupnyah pas-pasan.

(5) Banyak jomblo atau duda yg sudah lama mencari pasangan hidupnya, karena mereka semangat dan serius, akhirnya mereka

mendapat pasangan hidupnya juga.

Jika masih ada yg belum yakin *Man-jadda Wajada* orang serius, akan sukses, Ingat Allah SWT telah mengabulkan doa Nabi Musa dan Nabi Harun dengan doa dan usaha seriusnya.

قَالَ قَدْ اُجِيْبَتْ دَّعْوَتُكُمَا فَاسْتَقِيْمَا وَلَا تَتَّبِعٰۤنِّ سَبيل الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُون.

“_Dia (Allah) berfirman, ‘Sungguh, telah diperkenankan permohonan kamu berdua. Sebab itu, tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu berdua mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui'”._  *(QS.Yunud: 10:89).*

والله أعلم بالصواب.

Ahad 3 Mei 2026 M.

PP Al-Badar Cilendek Barat Kota Bogor.

Catatan: Badruddin HSubky.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

H. Jusuf Kalla Sosok Bapak Bangsa dari Timur
Sambut Ramadhan dengan Keikhlasan dalam Beribadah
Semangat Baru di Tahun 2026: Kepala Sekolah dan Dewan Guru Ajak Siswa Refleksi dan Perkuat Disiplin Demi Masa Depan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:47

MAN JADDA WAJADA

Sabtu, 18 April 2026 - 19:38

H. Jusuf Kalla Sosok Bapak Bangsa dari Timur

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:33

Sambut Ramadhan dengan Keikhlasan dalam Beribadah

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:02

Semangat Baru di Tahun 2026: Kepala Sekolah dan Dewan Guru Ajak Siswa Refleksi dan Perkuat Disiplin Demi Masa Depan

Berita Terbaru

Pendidikan

MAN JADDA WAJADA

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:47

Bogor Raya

Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:47