Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy

Jumat, 24 April 2026 - 15:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, lintasbogor.com II Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah dari sumbernya guna mendukung keberhasilan Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy di berbagai daerah.

Menurutnya, keberhasilan teknologi tersebut sangat bergantung pada kualitas sampah yang akan diolah menjadi energi.

“Pilah sampah ini sebenarnya merupakan langkah transformasi menuju pembangunan waste to energy. Di dalam waste to energy dan Refuse-Derived Fuel (RDF) tetap mensyaratkan sampah berkualitas. Sampah berkualitas itu hanya bisa kita sediakan bilamana sampahnya terpilah, sehingga diproyeksikan tiga tahun dari sekarang mungkin baru akan operasional waste to energy,” kata Hanif saat meninjau kawasan Cilincing, Jakarta Utara, (24/4/2026).

Hanif menjelaskan, pemerintah ingin operasional PSEL benar-benar mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah nasional tanpa menjadi beban keuangan negara. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam memilah sampah dinilai menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.

Menurut dia, sampah yang telah dipilah akan menghasilkan nilai kalor lebih tinggi sehingga lebih efektif digunakan sebagai sumber energi terbarukan.
“Pada saat waste to energy beroperasi, maka sampah legacy atau sampah timbulan tahun 2026-2029 nanti bisa kita korek kembali, kita bisa mining atau olah kembali karena sudah terpilah. Kemudian, sampah segar atau organiknya juga sudah terpilah dari masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong percepatan PSEL, pemerintah juga menargetkan praktik open dumping atau pembuangan sampah secara terbuka tanpa pengolahan dapat dihentikan pada tahun 2026. Dalam hal ini, Provinsi DKI Jakarta diharapkan menjadi daerah percontohan bagi wilayah lain.
“Penertiban norma ini salah satu kunci untuk menuju menyukseskan gerakan pilah sampah dari Provinsi DKI ini menuju berakhirnya praktik open dumping,” tutur Hanif.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah daerah segera menertibkan sistem pengelolaan sampah di kawasan komersial dan industri, seperti hotel, restoran, kafe, pasar, hingga kawasan industri agar dapat mengelola sampahnya secara mandiri.

“Sampah di kawasan itu hotel, restoran, kafe, kawasan industri, kemudian pasar itu harus selesai sendiri. Pemerintah daerah juga sudah saya minta agar segera mengaktifkan tenaga pengawas lingkungan hidup, pejabat-pejabat pengawas lingkungan hidupnya, untuk mendorong semua pemilik kawasan melakukan pilah sampah dan menyelesaikan sampahnya sendiri,” kata Hanif.

Pemerintah berharap langkah pemilahan sampah dari rumah tangga hingga kawasan usaha dapat menjadi fondasi penting menuju sistem pengelolaan sampah modern berbasis energi terbarukan di Indonesia.

Ervinna

Penulis : Ervinna

Editor : Basirun

Sumber Berita : Ervinna

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menperin Agus Gumiwang:Tegaskan Ketahanan Stok Plastik Nasional Dijamin Aman , Meski Rantai Pasok Global Terganggu
Menteri (PKP) Maruarar Sirait: Tegaskan Lahan Rusun Tanah Abang Milik Negara, Proyek Tetap Berjalan Meski Ada Klaim
Mentan Andi Amran Sulaiman Ungkap 9 Strategi Kunci, Target Swasembada Pangan Nasional Dipercepat Jadi 1 Tahun
Urea RI Jadi Rebutan Global, Kapasitas Produksi Nasional Jadi Penentu Stabilitas Pasar, di Tengah Krisis Pasokan Harga Melonjak Tajam
Pemerintah Perkuat Pariwisata Budaya, Fadli Zon Dorong Optimalisasi Kawasan Bersejarah dan Kekayaan IP Nasional
Kapolri Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif Lewat Soliditas Buruh-Pengusaha
Wapres Gibran Dorong Penguatan Industri Game Nasional Sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi
Menteri LH Minta DKI Hentikan Penerimaan Sampah Organik-Anorganik di Bantargebang, Demi Akhiri Open Dumping
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:36

Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy

Jumat, 17 April 2026 - 09:28

Menperin Agus Gumiwang:Tegaskan Ketahanan Stok Plastik Nasional Dijamin Aman , Meski Rantai Pasok Global Terganggu

Kamis, 16 April 2026 - 20:13

Menteri (PKP) Maruarar Sirait: Tegaskan Lahan Rusun Tanah Abang Milik Negara, Proyek Tetap Berjalan Meski Ada Klaim

Kamis, 16 April 2026 - 12:29

Mentan Andi Amran Sulaiman Ungkap 9 Strategi Kunci, Target Swasembada Pangan Nasional Dipercepat Jadi 1 Tahun

Rabu, 15 April 2026 - 10:46

Urea RI Jadi Rebutan Global, Kapasitas Produksi Nasional Jadi Penentu Stabilitas Pasar, di Tengah Krisis Pasokan Harga Melonjak Tajam

Berita Terbaru