APAKABAR BOGOR -Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curug Bitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah Jalan.
“Sudah lama Jalan rusak di biarkan, bahkan kalau hujan turun banyak pengendara yang terjatuh,” kata salah satu warga sekitar Asep kepada wartawan. Jum’at, 05 Maret 2021.
Senada dikatakan, Ketua KNPI Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor Kholid, mengakui bahwa Jalan tersebut sudah sejak lama tidak ada perbaikan, sehingga warga meluapkan kekesalan terhadap pemerintah dengan menanami pohon pisang.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Itu salah satu bentuk protes kepada pemerintah Kabupaten Bogor sehingga warga masyarakat menanam Pohon Pisang dan Pepaya di tengah Jalan,” jelasnya.
Menurut ia, pihaknya merasa geram kenapa belum juga terealisasi, padahal semua pihak juga sudah mendorong kaitan dengan Jalan tersebut baik lisan maupun tulisan.
“Kita selalu ikuti diskusi musrenbang Jalan Curugbitung-Malasari sepanjang 2 kilometer selalu menjadi prioritas tapi kenapa sampai sekarang tak kunjung direalisasi,” tegasnya.
Ia berharap Jalan Curug Bitung malasari ini secepatnya terealisasi karena, menurutnya Curugbitung menjadi jalan perlintasan wisata desa.
“Semoga cepat terealisasi, karena sudah lama masyarakat menunggu kejelasan perbaikan,” pungkasnya. (Andriawan)






