APAKABAR BOGOR – Sebanyak 50 peti mati dan 10 tabung oksigen berukuran besar diberikan langsung oleh pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bogor kepada satgas Covid-19 untuk kebutuhan rumah sakit. Musababnya, saat ini ketersediannya cukup langka.
“Kebetulan kita koordinasi dengan satgas dan melihat beberapa rumah sakit sudah pasang tenda dan saya lihat juga disana tidak ada oksigen dan ternyata kekurangan begitu juga peti jenazah,” kata Ketua Kadin Sintha Dec Checawaty usai memberikan bantuan kepada satgas Covid-19, pada Rabu 30 Juni 2021.
Ia menjelaskan, bahwa keterbatasan karena situasi pandemi seperti ini semua tidak siap-siap Jadi yang produksi juga kekurangan dan ternyata masalah ini bukan menjadi masalah di daerah tapi se Jabar.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekarang bukan di rumah sakit saja yang meninggal itu bahkan dirumah penduduk sekalipun tidak sempat dibawa ke rumah sakit sudah meninggal, apa sudah siap dengan peti mati pasti tidak,” ucapnya
Bahkan, ia menambahkan sementara aturan covid itu maksimal 5 jam harus dimasukan ke peti mati. Itu yang membuat Kadin hal yang memang perlu dilakukan.
“Saat ini kita berikan bantuan sebanyak 50 peti mati dan 10 tabung oksigen, itupun kami mencari se bogor. Dan kita dapat mengumpulkan, dengan waktu yang tidak lama,” tambahnya
Selain itu, kenapa kadin mengawali agar emoga teman-teman lain juga bisa membantu pemerintah dengan keadaan situasi yang semua serba mendadak.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






