APAKABARBOGOR.COM – Sebanyak 43 orang warga Desa Sukakarya pada Selasa (28/11/23), menerima bantuan langsung tunai ( BLT) dari pemerintahan desa.
Anggaran yang besumber dari dana desa tersebut merupakan rangkaian dari jumlah penerima yang tidak tercover oleh bantuan lain.
Tercatatnya nama- nama penerima BLT di desa tersebut merupakan hasil pendataan para ketua RT yang dinilai sangat memahami terhadap kondisi ekonomi masyarakatnya.
Kepala desa Sukakarya Hasan S mengatakan, Jumlah penerima BLT ini di setiap desa pada umumnya mengalami penurunan seiring dengan situasi pamdemi yang sudah berakhir.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
“Ada penurunan terhadap jumlah kuota penerima BLT yang bersumber dari dana desa tersebut.
Tadinya dana 25 persen dana desa itu diperuntukan bagi BLT, kIni di Sukakakarya menjadi 15 persen.
Berarti perekonomian warga disini terus mengalami perbaikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, dengan berkurangnya jumlah penerima BLT itu akan berdampak baik pada pembangunan infrastruktur di desa Sukakarya.
“Sangat jelas, berkurangnya jumlah penerima BLT melalui hasil survei ke tengah tengah masyarakat, akan menjadikan pembangunan di Desa Sukakarya terus mengalami perubahan, pembangunan fisik yang tertunda yang bersumber dari dana desa akan kembali tertangani”, pungkas kades. (dang/ash)**






