Sementara itu Kader Desa Sipayung Yuyun mengatakan, Muhamad oji (6) menderita gizi buruk sejak usia 6 bulan, keluarga oji membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Saat di ketahui oji menderita gizi buruk usia 6 bulan namun, himpitan ekonomi manjadi kendala. “Dulu sempet bawa k RSUD leuwliang karna orang tuanya ga punya biyaya jadi dibawa pulang lagi,” ujarnya
Menurutnya, Oji mendapatkan bantuan dari kepala desa saja, itu pun hanya untuk beli bubur sun untuk asupan makan, Karna oji hanya memakan asupan bubur sun.
“Setiap bulan saya ambil uang sebesar 70 ribu dari Ibu kepala desa itu juga kadang kurang, jadi kadang juga ibu nya terpaksa harus ngutang dulu ke warung, kara Oji suka menolak makanan yang lain, maunya bubur sun saja tidak mau makanan lain, diberi susu pun tidak mau” tuturnya.
“Ya saya kader nya di Desa Sipayung, kadang Ibu kepala desa memberikan uang 70 ribu perbulan untuk membeli Sun untuk asupan makan oji. Semenjak saya manjadi kader tidak pernah pihak pukesmas dan Pemerintah Kecamatan datang ke sini untuk melihat kondisi Oji, Kadang saya merasa kasihan karena Oji suka nangis di tempat rame dan kalau dibawa keluar rumah Oji tidak mau karna Malu mungkin,”ungkap Yuyun
Baca Juga:
Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemerintah Kabupaten Bogor Tangani Dampak Kemarau
Pemerintah Kecamatan Cisarua Bentuk Kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA)Tahun 2026
Sementara itu Kepala Puskesmas Sukajaya Darwin Navis, saat dikonfirmasi mengatakan, akan terus memonitor asupan gizi oji agar kesehatannya setabil, karna ini tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Puskesmas saja, Pemerintah Desa dan kecamatan juga sama, ini jelas liding sektornya harus terus berjalan.
”Saya baru tau hari ini ada yang memiliki riwayat penyakit gizi buruk karna saya baru seminggu jadi Kepala Puskesmas di Sukajaya, akan tetapi kasus gizi buruk ini akan saya tindak lanjuti melalui bidan desa untuk terus memonitor setiap bulannya terkait asupan gizinya,”imbuhnya
Lanjut dia, menurut keterangan bidan desa nya, ini kasus lama tahun 2015 sempet ditangani oleh pihak kesehatan namun, pihak keluarga menolak karna kurang biaya, pihaknya pun sudah melakukan pengajuan BPJS agar meringankan keluarga oji.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





