Ade pun meminta kepada pengelola wisata gunung mas, untuk memberikan penginapan sampai situasinya terkendali dan mereka bisa kembali ke rumahnya masing-masing. Adapun bagi korban terdampak rusak berat dan kehilangan tempat tinggal untuk segera merencanakan lokasi hunian baru bagi para korban.
“Para korban terdampak rata-rata karyawan gunung mas dan perumahan karyawan. Makanya saya minta pihak gunung mas memberikan kemudahan fasilitas kepada mereka yang belum bisa pindah ketempat yang lama,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian bencana alam banjir bandang di lokasi Gunung Mas, lanjut Ade, merupakan kali pertama terjadi. Sehingga pihaknya tengah melakukan investigasi penyebab bencana alam banjir bandang itu, apakah karena ada penggundulan atau erosi.
“Tapi kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya apa, kan harus kita investigasi terlebih dahulu. Apakah ada penggundulan atau tidak, karena kejadiannya air membawa material yang sangat banyak kesungai, kemudian sungai tidak dapat menampung sehingga luber kemana-mana. Ini sedang kita teliti, kejadian seperti ini disini baru pertama kali,” pungkasnya. (Wan/ash)






