“Kita berharap pemerintahan Kabupaten Bogor membantu kami. Sebab, banjir bandang tidak hanya merusak rumah, prabotan rumah tangga, termasuk tempat tidur rusak akibat terendam air dan lumpur,” pintanya.
Sementara itu, menurut kepala Desa Rangkas Jajar, Rusli, menuturkan, kejadian ini yang cukup mengejutkan di aliran kali Cidurian yang mengakibatkan ratusan rumah terendam air.
“Curah hujan yang menimpah Curug rahong mengaliri ke kali Cidurian yang mengakibatkan ratusan rumah mencangkup dua dusun di kampung Kadaung harus terendam air,”ujar dia kapada media ini .
Menurutnya, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun beberapa rumah harus rata dengan tanah, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” tutur dia.
Sementara itu, Pemdes Rangkas Jajar akan membangun tanggul di beberapa titik untuk meminimalisir terjadinya banjir susulan.
” Kalau bisa menggunakan anggaran dd tahun 2021 kita akan alihkan anggaran tersebut untuk pembangunan tanggul di 2 titik bendungan, namun kita akan berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait,” jelas dia. (Andriawan)
Halaman : 1 2






