APAKABAR BOGOR – Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun Ruang Terbuka Hijua (RTH) di lahan seluas 7.595 meter, berlokasi di Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Parungpanjang, Karnadi mengatakan, pembangunan alun-alun Parung Panjang, nantinya akan di pusatkan diwilayah Desa Parung Panjang.
“Nantinya alaun-alun itu ruang terbuka hijau. Bisa pergunakan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi dan UMKM,”kata Karnadi saat ditemui Wartawan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menuturkan, sumber anggarannya dari Provinsi Jawa Barat. Untuk saat ini, lahan yang akan digunakan sudah tahap administrsi kepengurusan sertifikat lahan. Diharapkan, nantinya tinggal menunggu DED.
“Untuk detail engineering design, itu nantinya ada di Provinsi Jawa Barat. Parung Panjang hanya menyediakan lahan saja. Itu janji Gubernur Jawa Barat saat ke Parung Panjang,”beber Karnadi.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, soal pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Parung Panjang itu dari Anggarannya Provinsi Jawa Barat.
“Pembangunannya RTH yang di Desa Parung Panjang, Insha Allah paling cepat 2022,”jelas Ajat.
Menurut dia, saat ini sedang diurus penetapan lokasi administradi pertanahan dan kebutuhan lainnya. Nantinya, kata dia, ruang terbuka hijau untuk aktivitas ekonomi.
“Itu permintaan masyarakat yan diamini Gubernur. Nantinya RTH itu ada tempat aktivitas ekonomi seperti umkm dan lainnya,”pungkas Ajat.(nzm/ash)
Baca Juga:
Koordinator Wilayah PWRI Bogor Timur Prihatin Terhadap Sikap Kades Cipecang Arogan terhadap Wartawan






