Waduh, Jika BLT DD Tidak Sesuai, Pendamping Desa Bakal Lapor ke Kejaksaan

Rabu, 13 Januari 2021 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Pandemi Covid-19 berdampak pada roda perekonomian masyarakat, sehingga pemerintah berupaya agar warga bisa tetap bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Salah satu usaha tersebut adalah, Dana Desa (DD) yang seharusnya di alokasikan untuk pembangunan desa, kini bisa digunakan untuk bantuan langsung tunai (BLT).

Namun, hal itu seolah tidak berdampak pada masyarakat, sebab diduga masih saja terjadi ‘kisruh’ dalam pengalokasiannya.

Seperti yang terjadi di Desa Citeko kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) tahun 2020, dinilai oleh warga masih ada kejanggalan dalam penyaluran nya.

Hal itu disebabkan oleh jumlah yang di terima oleh keluarga penerima manpaat (KPM), dianggap tidak sesuai aturan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat maupun Daerah.

Salah seorang warga Desa Citeko, Hidayat mengatakan, seperti ada keanehan setelah mengetahui dari para keluarga penerima manpaat (KPM), nominal BLT- DD yang diterima warga, tidak sama.

“Ketika hal tersebut dipertanyakan ke pihak pemerintahan Desa, malah semakin janggal dan membingungkan jawabannya,” kata Hidayat kepada Apakabarbogor.com.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Berita Terbaru

Nasional

Misteri Sang Jaksa Agung Jujur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:40