APAKABAR BOGOR – Untuk meningkatkan tarap perekonomian masyarakat di pedesaan, Pemerintah terus mengucurkan anggaran, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. Saat inipun pemerintah kabupaten Bogor meluncurkan program Satu Milyar Satu Desa (Samisade).
Kendati demikian, masih banyak desa yang belum memahami sepenuhnya tentang program tersebut, seperti halya desa yang ada di Wilayah kecamatan Ciawi.
Kepala Bidang Sarana dan prasarana (kabid sarpras) Dinas pemberdayaan masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Bogor Lina Mengatakan, bagi Desa yang mengajukan penyerapan Samisade harus benar – benar lolos dari verifikaai, baik secara Administrasi, secara teknis maupun lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
” Ini bukan acara saya, tapi saya di undang oleh pihak kecamatan, untuk memberikan penjelasan perbup 83 tahun 2020.Tentang bantuan keuangan infrastruktur Desa, program Samisade ini minimal anggaran yang di usulkan 200 juta untuk pembangunan, dan maksimal satu milyar,” Ujarnya usai sosialisasi di Desa Bendungan jumat 9 April 2021.
Lina juga menjelaskan, prioritas pembangunan yang didanai oleh Samisade adalah untuk membuka akses jalur. Sepeti akses untuk wisata, akses perekonomian, dan akses batas Desa.
“Apabila itu selesai, nantinya bisa di tingkatkan ke bidang pendidikan dan kesehatan, ” Jelasnya.
Senada, Topik kasi Ekbang kecamatan Ciawi menuturkan, tujuan dari Sosialisasi oleh DPMD karena masih banyaknya profosal pengajuan dari pihak Desa yang harus direvisi.
“Karena nilai yang diajukana untuk titik pembangunannya masih di angka puluhan juta, Dan itu masih bisa didanai dari sumber anggaran lain, seperti dari bantuan provinsi (Banprov) atau dari sumber Dana Desa (DD). Sedangkan untuk Penyerapan Samisade sesuai aturan yang berlaku, minimal nilai Pengajuan di angka 200 juta.” Pungkansya. (Wan)






