Panitia MUKOTA KADIN Kota Bogor Dianggap Belum Jelas dan Transparan

Selasa, 30 Maret 2021 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Artinya, di sini akan ada mandat satu orang mewakili beberapa pu­luh orang. Peserta 80 orang mewakili 800 orang. Jadi dik­hawatirkan 80 orang tidak dapat mengakomodasi suara kami yang ratusan orang. Ke­bijakan tersebut diambil tanpa mempertimbangkan masukan kami,” ungkap Ra­fita kepada awak media, pada Senin 29 Maret 2021.

Lokasi yang di­rencanakan lanjut Noor, dianggap tidak representatif, lantaran akan membatasi peserta, juga panitia dianggap belum jelas dan transparan terkait skema pelaksanaan mukota.

Timses Deswaty pun sudah melaku­kan mediasi ke Kadin Jawa Barat dan mengajukan akan bertarung dengan metode ’one man one vote’ (satu orang, satu suara) sebagai solusi.

”Sedangkan jawaban SC dan OC untuk ketentuan akan menunggu pendaftaran yang ada. Kalau caranya begitu kenapa pendaftaran dibuka sebanyak-banyaknya. Kalau alasan pandemi ‘ya’ harus di­pastikan sesuai izin Satgas Covid-19.”

“Lalu, mekanisme verifikasi yang dilakukan SC dan OC. Khususnya OC di lapangan, kami ingin ada transparansi. Ini ada terkesan tidak transparan, karena pem­bentukan SC yang baru itu tidak terbuka,” paparnya.

Sementara Deswati Ningsih secara langsung mengungkapkan, menjelang penutupan pendaftaran Kadin pada pelaksanaan Mukota Kadin ke-VII nanti, Deswaty Diningsih menyatakan mundur dan tidak jadi mencalonkan sebagai ketua Kadin Kota Bogor.

Mundurnya Deswaty sebagai calon ketua Kadin, karena dirinya belum melihat perubahan dari pelaksanaan Mukota.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan
NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:29

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Berita Terbaru