Mengecewakan dan Kontraproduktif, jika Kenaikan Cukai Rokok Dibatalkan

Rabu, 9 Desember 2020 - 20:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaim bahwa kenaikan cukai rokok akan melemahkan petani tembakau, adalah tidak relevan dan

Klaim bahwa kenaikan cukai rokok akan melemahkan petani tembakau, adalah tidak relevan dan "ngoyo woro", alias bohong belaka. /Dok. Bapenda.jabar.go.id

Pasalnya keberadan petani tembakau justru terancam oleh importasi daun tembakau yang sangat signifikan, oleh industri rokok besar .

Ini yang seharusnya diatur dan dilarang oleh pemerintah, bukan membatalkan kenaikan cukai.

Oleh karena itu seharusnya pemerintah tetap menaikkan cukai rokok pada 2021 secara utuh, seperti kebijakan semula, jangan mencla-mencle; demi perlindungan kesehatan pada masyarakat konsumen, dan terkhusus pada anak-anak.

Apalagi Menkes juga memble dalam rencananya mengamandemen PP No. 109/2012. Sungguh ini Menkes yang paling belepotan dari sisi paradigma kesehatan publik.

Jika pembatalan kenaikan cukai itu dilakukan begitu pun jika amandemen PP 109/2012 gagal, sungguh kentara bahwa pemerintah telah berkomplot dengan industri rokok.

Dan artinya merontokkan upaya untuk mewujudkan generasi emas yang kini digadang-gadang.

Bagaimana mau mewujudkan generasi emas jika mereka terserimpung oleh candu rokok akibat murahnya harga rokok, masifnya iklan dan promosi rokok plus peringatan kesehatan yang masih minimalis?

Oleh: Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Berita Terbaru