DPRD: Perubahan Tata Ruang Menunggu Kajian Bapenda

Rabu, 8 Februari 2023 - 07:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR.COM –Wilayah selatan Kabupaten Bogor berkembang makin pesat dengan masuknya beragam investasi ke setiap desa.

Perubahan wilayah semakin kentara setelah akses jalan tol Bocimi melintasi kawasan selatan Kabupaten Bogor dari Ciawi hingga ke Cigombong perbatasan Kabupaten Sukabumi.

Jenis investasi yang paling marak datang ke selatan Kabupaten Bogor antara lain properti, industri makanan dan minuman, dan pariwisata.

Disayangkan, derasnya investasi ke kawasan selatan Kabupaten Bogor belum diimbangi dengan dukungan peruntukan zona wilayah tata ruang.

Sebab, masih banyak lahan-lahan basah, lahan pertanian dan perkebunan serta daerah resapan hijau yang secara peraturan tidak dapat didirikan pabrik, perumahan, atau pusat-pusat komersil.

Kondisi ini mengakibatkan investor gagal menanamkan investasinya dan bergeser ke wilayah lain.

Padahal, di banyak desa terdapat lahan-lahan kosong dan kering tidak termanfaatkan sejak berpuluh-puluh tahun lamanya.

Pemilik tanah dan kepala desa mengeluhkan kondisi ini karena tanah sulit terjual yang berdampak pada melambatnya kemajuan pembangunan wilayah.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima hasil kajian rencana perubahan wilayah baik PP1, PP2, dan PP3, dari Bappeda Kabupaten Bogor.

“Sampai hari ini DPRD belum menerima hasilml kajian dari Pemkab Bogor. Kalau sudah ada kajiannya baru bisa disetujui,” katanya, di sela Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 3, di Kantor Kecamatan Caringin, Selasa (7/2/2023).

Hal senada dikatakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman. Ia menyatakan setuju saatnya terjadi perubahan pola tata ruang wilayah agar perkembangan pembangunan khususnya di selatan Kabupaten Bogor maju pesat.

“Saat ini kajiannya masih di tingkat provinsi. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Usep juga meminta para kepala desa aktif memberikan masukan dan usulan tentang perubahan pola tata ruang ini.

“Mereka para kepala desa seharusnya aktif mengusulkan ke Pemkab Bogor agar dilakukan kajian perubahan pola tata ruang di wilayahnya,” katanya. (Acep Mulyana/ash)***

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Berita Terbaru

Nasional

F. Zebua terpilih sebagai Ketua DKD PWRI Kota Bogor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:46