“Koperasi Karya Mandiri ini sudah 27 tahun, artinya kita ini mengawali dari Kota Bogor dengan 15 ribu anggota. Ternyata, ada saudara-saudari kita dari Kota Bogor untuk beroperasi di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Menurutnya, bahwa tujuan utama Koperasi ini terbentuk yakni untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.
“Hari ini ada enam cabang ya. Gerakan kita adalah gerakan menabung untuk memberantas, menggeser budaya meminjam kepada rentenir,” bebernya.
Atty juga merespon baik kehadiran Bupati Bogor, Ade Yasin dalam acara Cucurak menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
“Saya mengapresiasi pada Bupati yang hadir ke sini. Bahkan Bupati akan memberikan fasilitas kemudahan-kemudahan dengan program-program Pancakarsa,” paparnya.
Selain itu, Atty membeberkan bahwa anggota Koperasi KSU Karya Mandiri khusus di Kabupaten Bogor jumlahnya mencapai ribuan.
“Ada 7 ribu anggota di Kabupaten Bogor karena menyentuh RT dan RW. Kita belum sepenuhnya dapat menyentuh RT RW karena ada pelaku rentenir yang menjegal. Ini yang membuat kita belum optimal,” tukasnya.
Hadir dalam kegiatan kegiatan itu turut hadir Camat Kemang Edy Suwito, Kadis Koperasi Kabupaten Bogor Asep Mulyana dan Kepala Desa Tegal Kasim Sunardi. (Diyon)
Halaman : 1 2






