Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya secara simbolis menerima peta kelurahan lengkap mewakili 34 kelurahan yang masuk dalam Kelurahan Lengkap.
Apresiasi disampaikannya kepada BPN Kota Bogor atas peluncuran inovasi dalam memudahkan pelayanan warga di bidang pertanahan.
Dengan inovasi tersebut Bima Arya menilai, BPN Kota Bogor sudah selaras dan nyambung dengan passion Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang fokus mewujudkan Smart City (Kota Cerdas).
“Bergerak ke arah kepemimpinan berbasis digital (digital leadership) agar transparans, efektif dan efisien sehingga pelayanan publik dinilai terbaik,” tuturnya.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Menurut dia, melakukan pemetaan, pendataan dan pengadministrasian tanah itu bukan hal yang mudah. Sebab, banyak persoalan yang muncul, mulai dari aspek sosial, berhadapan dengan hukum, masalah administratif dan yang lainnya.
“Jika hari ini BPN Kota Bogor sudah berani deklarasi, ada 34 Kelurahan Lengkap itu berarti lbu Erry Juliani Pasoreh dan jajaran luar biasa,” kata Bima Arya.
Bima Arya juga menyinggung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Selain memberikan kepastian hukum, PTSL memiliki banyak dampak positif, diantaranya mampu meminimalisir konflik sosial warga dan memberi kemudahan berkoordinasi dalam perencanaan pembangunan kegiatan-kegiatan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






