APAKABARBOGOR.COM – Program ketahanan pangan yang diintruksikan oleh pemerintah pusat ke desa -desa dan dibiayai oleh Dana desa (DD), dalam pelaksanaannya cukup bervariatif mulai dari berternak hewan hingga pertanian Palawija sampai budidaya ikan air tawar.
Di Desa Sukakarya Kecamatan Megamendung, 6 kelompok tani yang mendapat bantuan ketahanan pangan kini tengah serius mengurus domba, karena beternak hewan herbivora tersebut dianggap memilki nilai ekonomis yang tinggi.
Kepala Desa Sukakarya Hasan mengatakan, berjalannya program itu merupakan suatu terobosan untuk meningkatkan tarap perekonomian masyarakat Sukakarya.
“Sangat jelas, adanya program ini merupakan hal nyata terhadap penanganan perekonomian bagi masyarakat, karena nantinya program itu akan dilaksanakan secara bergilir.
Baca Juga:
Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z
upacara peringatan hari jadi Bogor ke-544 tingkat kecamatan Cisarua tahun 2026.
Jenis yang kita terapkan adalah berternak domba dan pertanian,” ungkapnya kepada Wartawan Selasa (12/12/2023).
Terpisah, Fajar selaku pengawas di lapangan mengaku, terus melakukan pengawasan kepada para kelompok yang menerima bantuan itu secara terprogram.
“Dalam satu minggu kita dari desa selalu berkunjung kepada para kelompok tani yang sedang menjalankan program ini.
Dengan demikian, berjalan atau tidaknya kegiatan akan diketahui, kita berharap sebanyak 6 kelompok tani yang menerima bantuan itu mengurus domba dan pertanian dilaksanakan dengan baik supaya keberhasilan akan bisa diraihnya,” pungkasnya. (dang/ash).






