Penutupan Lintasan KA Jalan MA Salmun, Diduga Kongkalikong Pemkot dan PT KAI

Selasa, 15 Juni 2021 - 10:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tak hanya itu, pedagang sekitar juga dirugikan. Begitu juga juru parkir. Karena, selama ini para juru parkir diketahui, membayar ‘setoran’ ke Dinas Perhubungan Kota Bogor,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut dari aksi lokasi, sambung Firmasn, rencananya besok Selasa 15 Juni 2021 pihaknya akan mendatangi kantor pemerintahan Kecamatan Bogor Tengah.

“Kami menduga, penutupan ini diketahui pihak Pemkot juga Kecamatan. Karena itu, besok kita akan datangi kantor Kecamatan untuk bertemu dengan Camat.”

“Jika alasannya lintasan ini rawan kecelakaan, kan masih ada lintasan lain yang tidak ditutup, seperti Kebon Pedes. Jika alasannya untuk mengurai kemcetan dan dibuat fly over, harusnya bangun dulu jalannya. Bukan ditutup dulu jalan lintasan KA, ini jelas merugikan warga dan pedagang,” bebernya.

Sikap protes juga disampaikan pedagang dilingkungan Jalan MA Salmun, Guntur. Aktivis Repdem Kota Bogor, secara lugas menyebut kebijakan tersebut sama artinya mematikan usaha pedagang kecil.

“Disaat Presiden Jokowi, berupaya menggeliatkan penggiat usaha kecil di momen pandemic Covid-19 ini melalui programnya menyejahterakan rakyat. Tapi, satu sisi, pemerintah daerah malah membuat kebijakan bertolak belakang dengan melakukan penutupan jalan.”

“Menurut saya, diduga penutupan lintasan rel KA Jalan MA Salmun ini merupakan kebijakan bersama antara PT KAI dengan Pemkot Bogor. Dan, kami para pedagang nyatakan protes. Menolak!,” tukasnya.

Informasi yang diterima, penutupan lintasan kereta di Jalan MA Salmun berdasarkan surat yang dikeluarkan PT KAI dengan nomor KA.203/VI/1/DO.1-2021 tertanggal Jakarta 8 Juni dengan rujukan Undang-undang 23/2007 tentang perkeretaapian dan Undang-undang 22/2009 tentang LLAJ. Serta, Peraturan Pemerintah nomor 56/2009 tentang penyelenggaraan perkeretaapian.

Menurut Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, kebijakan tersebut dilatarbelakangi aktivitas masyarakat padat di lokasi tersebut dan jumlah perjalanan Kereta Api (KA) yang melintas dari dan menuju Stasiun Bogor yang sangat tinggi trafficnya. (dns)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru