Pengelolaan Samisade di Desa Cinangka Jadi Polemik, Ini Penyebabnya

Senin, 6 September 2021 - 11:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Pengelolaan Program Samisade (Satu Milyar Satu Desa) di kampung Cikalancing RT 03 RW 07 Desa Cinangka Kecamatan Ciampea menjadi polemik bagi warga sekitar.

Pasalnya, masyarakat mengeluhkan adanya betonisasi jalan desa sepanjang kurang lebih 900 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter ini tidak melibatkan masyarakat sekitar.

Menurut pengakuan Isak ketua RW 07 mengatakan betonisasi menggunakan jaya mik ini, total pekerja lebih dari dua puluh orang, namun dari warga sekitar hanya segelintir saja, sisanya pemegang proyek .

“Ada warga sini sekitar lima orang , sisanya dari Leuwiliang dan Nanggung,” kata Isak.

Menanggapi hal tersebut, Ketua pengawas Desa Kecamatan Ciampea, Sopiyan membantah akan hal ini ia mengaku bahwa justru hanya lima sampai tujuh orang dari luar, dan hal ini sesuai dengan pedoman umum (Pedum).

“Memang betul ada pekerja dari luar,dan sesuai pedum Samisade bisa dilakukan berdasarkan swakelola, yang artinya dikelola oleh warga, semi swakelola dan pihak ketiga kan,” ujar Piong sapaan akrabnya.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin saat launching program Samisade pada 17 Februari 2021 lalu, dalam sambutannya Ade Yasin mengatakan, program samisade tahun 2021 telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati No.147/ 142/ kpts/ per-uu/ 2021 tanggal 8 Februari 2021.

Dengan anggaran sebesar Rp311.839.126.194, yang akan dilaksanakan di 532 titik, 349 desa dan 38 kecamatan, dengan harapan memajukan masyarakat desa yang terdampak pandemi dengan cara swakelola. (Red)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru