Pengawasan UPT Mandul, Warga Pertanyakan Fasos Fasum Perumahan di Kecamatan Tajurhalang

Jumat, 9 September 2022 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Seperti diketahui Kecamatan Tajur­halang memang surganya pengembang perumahan.

Hal itu bisa dilihat dengan banyaknya perumahan. Mulai dari pe­rumahan besar dan kecil ada di Tajur­halang Kabupaten Bogor.

Tapi sayang, masih banyak masyarakat yang mempertanyakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) dari perumahan tersebut.

Masih tidak jelasnya aturan penyera­han fasos-fasum antara pengembang perumahan dengan pemerintah se­ringkali menimbulkan permasalahan di masyarakat, khususnya warga perumahan.

Ketidakjelasan itu akhirnya membuat masyarakat berencana mendata dan mengawasi fasos-fasum di Kecamatan Tajurhalang.

Salah seorang warga, yang juga mahasiswa di salah satu kampus di Jakarta wendi (24), mengatakan, pendataan dan pengawa­san itu nantinya akan memperjelas semua pedoman pengembang peru­mahan dan pemukiman di Kabupaten Bogor yang memuat wilayah yang dii­zinkan untuk pengembangan peruma­han dan wilayah yang tidak boleh di­bangun lagi.

“Pengembang bandel akan kita laporkan ke dinas terkait supaya tanahnya dicabut, disini perlunya pengawasan dari UPT Tata banguanan agar menurunkan pengawas bangunan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut dia, objek kawasan siap bangun dan lahan siap bangun tahun ini baru disesuaikan Rencana Pedoman Pengembangan Pemukiman Peruma­han dan Bangunan(RP4B)-nya.

“Pen­gaturan fasos-fasum yang meliputi serah terima dan kewenangannya akan diatur dengan jelas oleh dinas ter­kait di Kabupaten Bogor. Saya dan warga yang lain hanya ikut menga­wasi, karena lahan fasos-fasum nantinya untuk masyarakat Kabupaten Bogor juga,” pungkasnya. (Yon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
DPC PWRI Bogor Raya Serahkan SK Kabid OKK Baru ke Basirun
PERNYATAAN SIKAP GARDA PRABOWO KOTA BOGOR TERHADAP UJARAN YANG MERUSAK MARWAH KEPALA NEGARA*
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:29

PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:05

Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM

Berita Terbaru

Blog

solusi perizinan lengkap dan terpercaya

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:34