APAKABAR BOGOR – Seperti diketahui Kecamatan Ciseeng memiliki potensi di sektor perikanan, ada sentra benih ikan hias, dan air tawar paling tinggi.
Tentunya tak salah jika Pemerintah Kabupaten Bogor menunjuk Kecamatan Ciseeng menjadi kawasan Minapolitan yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dirjen Perikanan Budidaya.
Sebagai kawasan Minapolitan, Kecamatan Ciseeng memiliki banyak peternak ikan mulai dari ikan konsumsi mau pun ikan hias yang diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat setempat, dapat dilihat dari banyaknya kolam-kolam ikan yang terdapat di halaman rumah warga sebagai bukti keseriusan warga dalam menjalankan usaha dibidang perikanan.
Namun, dalam menjalankan usaha tersebut tak luput dari berbagai kendala mulai dari kurangnya sarana dan prasarana serta dukungan modal yang kuat.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
seperti yang dialami Bahri (38), salah satu peternak ikan hias di Kampung Cimeong RT 004/002, Desa Cibeuteng Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Dirinya mengaku sudah lama menjalankan usaha dibidang budidaya ikan konsumsi, namun karna keterbatasan modal akhirnya bapak dari tujuh orang anak ini beralih profesi menjadi peternak ikan hias.
“Selama ini para peternak ikan sulit mengembangkan usaha karena terbentur masalah permodalan,” ujarnya kepada HRB.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






