Merasa Kesal, Warga Desa Telukpinang Datangi Kantor PT Balina Agung Perkasa

Selasa, 17 Mei 2022 - 18:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Buntut kekesalan, warga Kampung Cibolang Rt 02 Rw 07 Desa Telukpinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, mendatangi kantor PT. Balina Agung Perkasa (BAP).

Yang saat ini terus melakukan pembangunan perluasan area parkir. Warga menilai, perusahan bertindak semena-mena, tanpa memikirkan dampak lingkungan.

Belum usai, permasalahan perusakan aset negara, karena saat melakukan perluasan lahan parkir, PT Balina Angung Perkasa (BAP) menutup saluran air Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya.

Kali ini, Warga bersama Ketua RT / RW yang ditengahi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Telukpinang, langsung mengontrog kantor BAP tersebut, berharap ketemu pimpinan perusahaan untuk menyampaikan segala keluhan.

Ketua RT 02 RW 07, Desa Telukpinang, Nurpajri mengatakan, kedatangan warga ini buntut dari kekesalan terhadap PT BAP yang ada di wilayahnya.

Karena, semenjak ada pembangunan tidak pernah meminta izin kepada lingkungan.

Persoalan lain, lahan warga dijadikan tempat pembuangan bahan material seperti, bekas kayu, bambu dan pepohonan.

Itulah yang membuat warga mendatangi pengusaha ekspedisi perusahaan air minum terbesar di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu.

“Jadi ada beberapa tuntutan warga, yakni terkait izin pembangunan, izin pembuangan bahan material atau limbah pembangunan ke lahan warga tanpa izin dan masalah pematokan,” katanya. kepada wartawan saat mendatangi PT BAP.

Nurpajri juga meminta, agar pihak perusahaan segera merealisasikan semua tuntutan warga tersebut.

Sebab, apabila permasalahan ini tidak segera diselesaikan, kuatir warga akan kembali mendatangi perusahaan dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

“Kalau sampai tidak ada penyelesaian satu atau dua hari ini, kami takutkan warga akan datang lagi ke pihak PT BAP,” tegasnya Senin 16 Mei 2022.

Ditempat yang sama security PT BAP, Andri menjelaskan, kedatangan warga dan Ketua RT 02 Kampung Cibolang ini, yakni mempertanyakan masalah perizinan.

Yaitu izin pembangunan, izin penyimpanan bekas bahan material di lahan warga dan penutupan saluran irigasi.

“Tuntutan warga ini sudah kami sampaikan ke pimpinan. Mudah-mudahan segera ada penyelesaian,” pungkasnya. (wan).

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Berita Terbaru