Atau memiliki izin kelembagaan dan izin usaha namun melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izinnya.
Selanjutnya ia menyoroti tentang perbandingan return investasi antara logam mulia dan saham pada 2020 lalu yang sangat signifikan.
“Memang benar, return investasi logam mulia di masa pandemi mengalami peningkatan 25,16 persen dibandingkan saham yang justru sedang turun ke angka minus 5,09 persen. Property saja turun di angka minus 21,2 persen akibat pandemi.”, papar Andry.
Dengan demikian, masyarakat harus jeli dan cerdas dalam menentukan pilihan investasi yang aman dan sesuai syariah. Untuk saat ini OJK menyediakan 6 produk investasi di Pasar Modal Syariah yang terdiri dari Saham Syariah, Reksa Dana Syariah, Sukuk, EBA Syariah, DIRE Syariah, dan yang terbaru Securities Crowd Funding.
Baca Juga:
Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z
Mengenai permasalahan logam mulia, emas mini, hingga koin dinar-dirham, Andry menyatakan bahwa sampai saat ini OJK tidak memiliki wewenang dalam regulasinya.
Di akhir presentasinya Andry menyampaikan bagi masyarakat yang membutuhkan informasi seputar investasi syariah OJK menyediakan layanannya di hampir seluruh media sosial yang ada.
Masyarakat tinggal menuliskan kata kunci pasar modal syariah OJK untuk bisa mendapatkan aksesnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya






