Lumpuh dan Terbaring Lemah, Warga Kampung Bunar Perlu Bantuan Pemkab dan Uluran Tangan Warga

Selasa, 27 April 2021 - 11:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah emak umsih terlihat berkaca, badan yang mengecil itu terlihat sangat menghawatirkan. Kata ia, dengan keterbatasan ekonomi, sehingga tidak bisa di bawa berobat. Umsih juga masih memiliki suami yang keseharian nya hanya bertani. Namun, memiliki gangguan pendengaran.

“Sehingga membutuhkan alat bantu dengar, agar kami bisa berkomunikasi dengan baik sama bapak,” ujarnya. 

Selain itu, masih di kampung yang sama, asra(40) menderita lumpuh sudah 6 Bulan lamanya, tanpa ada perhatian dari pemerintah setempat. 

Menurut Ahmad adik Asra (40) mengatakan,  kakanya tersebut menderita lumpuh secara mendadak  dengan tiba-tiba langsung drop. 

Asra yang tinggal di rumah adik, bersama  ibunya yang bekerja serabutan tersebut, belum di bawa berobat kemana-mana karena paktor ekonomi,  bahkan dari pemerintah setempat juga belom melihat keberadaan nya itu.  

“Saya berharap, ada perhatian dari pemerintah untuk berobat, dan membutuhkan kursi roda, karena tidak mendapat bantuan apa-apa dari pemerintah,” ujarnya. 

Sementara, Kasi kesra Desa Bunar Abu Supriatna saat di jumpai di Kantor Desanya mengatakan,  tidak mengetahui keberadaan dua warganya penderita lumpuh tersebut. 

“Sampai saat ini saya tidak menerima laporan terkait itu,  saya juga taunya dari bapak (media-red), ” ungkapnya. 

Menurutnya dengan kondisi dalam satu wilayah  terdapat dua warga, hal tersebut dikatan sangat darurat apalagi sampai enam tahun gitu apalagi ini kewajiban  karena itu warganya. 

“Menurut saya darurat ya, kalo misalkan Rt atau warga setempat melaporkan kedesa,  kita kan ini bersama kepala desa dan perangkat lainnya bisa antisipasi,  gimana caranya gitu. Karena, pemerintahan Desa kita baru Satu tahun menjaga, kalo tau kita pasti langsung sigap, ” ujarnya.

Saat di hubungi Kepala Puskesmas Bunar Ropi mengaku, dirinya baru mengetahui karena dirinya baru 2 minggu  menjabat di puskesmas Bunar namun begitu dirinya merespon cepat. 

“Nanti saya kroscek dulu kelapangan, yang jelas kami secepatnya akan kelokasi, ” tukasnya. (Andriawan)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru