Wajah emak umsih terlihat berkaca, badan yang mengecil itu terlihat sangat menghawatirkan. Kata ia, dengan keterbatasan ekonomi, sehingga tidak bisa di bawa berobat. Umsih juga masih memiliki suami yang keseharian nya hanya bertani. Namun, memiliki gangguan pendengaran.
“Sehingga membutuhkan alat bantu dengar, agar kami bisa berkomunikasi dengan baik sama bapak,” ujarnya.
Selain itu, masih di kampung yang sama, asra(40) menderita lumpuh sudah 6 Bulan lamanya, tanpa ada perhatian dari pemerintah setempat.
Menurut Ahmad adik Asra (40) mengatakan, kakanya tersebut menderita lumpuh secara mendadak dengan tiba-tiba langsung drop.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Asra yang tinggal di rumah adik, bersama ibunya yang bekerja serabutan tersebut, belum di bawa berobat kemana-mana karena paktor ekonomi, bahkan dari pemerintah setempat juga belom melihat keberadaan nya itu.
“Saya berharap, ada perhatian dari pemerintah untuk berobat, dan membutuhkan kursi roda, karena tidak mendapat bantuan apa-apa dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara, Kasi kesra Desa Bunar Abu Supriatna saat di jumpai di Kantor Desanya mengatakan, tidak mengetahui keberadaan dua warganya penderita lumpuh tersebut.
“Sampai saat ini saya tidak menerima laporan terkait itu, saya juga taunya dari bapak (media-red), ” ungkapnya.
Menurutnya dengan kondisi dalam satu wilayah terdapat dua warga, hal tersebut dikatan sangat darurat apalagi sampai enam tahun gitu apalagi ini kewajiban karena itu warganya.
“Menurut saya darurat ya, kalo misalkan Rt atau warga setempat melaporkan kedesa, kita kan ini bersama kepala desa dan perangkat lainnya bisa antisipasi, gimana caranya gitu. Karena, pemerintahan Desa kita baru Satu tahun menjaga, kalo tau kita pasti langsung sigap, ” ujarnya.
Saat di hubungi Kepala Puskesmas Bunar Ropi mengaku, dirinya baru mengetahui karena dirinya baru 2 minggu menjabat di puskesmas Bunar namun begitu dirinya merespon cepat.
“Nanti saya kroscek dulu kelapangan, yang jelas kami secepatnya akan kelokasi, ” tukasnya. (Andriawan)
Baca Juga:
Menteri PPPA Ajak Perempuan Berperan Aktif Lindungi Anak Dari Kekerasan
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
Halaman : 1 2






