APAKABAR BOGOR – Keluhan warga saat melintas di ruas Jalan Cikereteg-Ciderum, Kecamatan Caringin, karena kondisinya rusak parah, ternyata didengar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Sebab, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), ruas jalan yang merupakan akses utama para wisatawan menuju kawasan wisata di Desa Pancawati, dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembangunan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II, Ciawi Rizky Akbar saat ditanya mengenai hal tersebut Senin 14 Juni 2022.
Di Kantor kerjanya Ia membenarkan jika Pemkab Bogor akan memperbaiki kerusakan jalan tersebut di tahun 2022.
Baca Juga:
FREEPORT BISA HIDUPIN AMERIKA, KENAPA APBN INDONESIA DEFISIT TERUS?
Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Juli – September 2026 Digelar di Desa Cilember, Cisarua Bogor
“Tahun sekarang Jalan Cikereteg sudah masuk lelang,” ungkapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi di kantornya belum lama ini.
Rizky Akbar yang akrab disapa Bombom itu mengungkapkan, saat ini untuk pemenang lelang proyek pembangunan jalan tersebut, sudah keluar dan tinggal melakukan peninjauan lapangan bersama (PLB).
“Surat perintah kerja (SPK) turun, kami langsung melakukan PLB untuk meninjau lokasi jalan yang akan dibangun,” paparnya.
Bombom menjelaskan, hasil dari peninjauannya bersama pengawas jalan wilayah Caringin, pembangunan Ruas Jalan Cikereteg akan dikerjakan dengan cara pengecoran sepanjang kurang lebih 500 meter.
“Begitu kami turun ke lokasi, ternyata hampir seluruh drainase jalan sudah tertutup bangunan.”
“Makanya agar tahan lama jalan itu dibangun dengan cara pengecoran, bukan pengaspalan,” ujar pria yang hobi bermain Golf itu.
Bombom berharap peran serta masyarakat untuk saling mendukung dan membantu kelancaran dalam pembangunan proyek jalan tersebut.
Terlebih, kegiatan pembangunan harus dilakukan dengan cara buka tutup jalan.
Baca Juga:
Advokat Dr. Suriyanto. Pd., SH., MH., Mkn Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Cijeruk Bogor
Dari Kampus ke Baduy Luar, Tujuh Fakultas UPNVJ Bergerak Bersama melalui Sustainable Village 2026
Sosialisasi Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri di Kabupaten Bogor Tahun 2026
“Masyarakat saya harapkan dapat membantu saat proyek pembangunan berjalan, yakni dengan ikut mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan,” harap nya.
Sementara, tokoh masyarakat (Tomas) Kampung Cikereteg, Desa Ciderum, Pepen mengapresiasi Pemkab Bogor, dalam hal ini UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II yang langsung merespon keluhan masyarakat dengan mengalokasikan anggaran pembangunan Jalan Cikereteg.
“Kalau sudah diperbaiki, saya yakin tidak akan terjadi lagi kemacetan parah di jalan ini,” ujarnya.
Namun, Pepen minta kepada pihak UPT agar memanggil para tokoh yang ada di Cikereteg Desa Ciderum saat akan dilakukannya pembangunan proyek jalan ini.
Baca Juga:
Kecamatan Cisarua Gelar Rakor Penanganan Kekeringan dan Karhutla
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
Desa Leuwimalang Gelar Bimtek KLIK DESA untuk Kemudahan Layanan Informasi Keamanan Desa
Alasannya, agar masyarakat dapat membantu kelancaran saat pelaksanaan pembangunan.
“Intinya harus ada pertemuan dulu sebelum pelaksanakan pengerjaan,” Pungkaanya. Pungkasny. (Wan)





