Fajar menyatakan, selain kopi dan teh, kelapa parut kering menjadi komoditas perkebunan yang diminati banyak negara.
Disbun Provinsi Jabar pun optimistis kelapa parut kering akan menjadi komoditas ekspor. Banyak produk yang berasal dari kelapa berpotensi diekspor ke luar negeri.
“Komoditas perkebunan itu bukan hanya kopi, teh, yang biasa kita kenal. Tapi, kelapa juga sebagaimana kita ketahui tanaman atau pohon yang bermanfaat dari mulai akar sampai ke daun-daunnya,” ucapnya.
Selain itu, Pemda Provinsi Jabar bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar akan menggelar West Java Food & Agriculture Summit (WJFAS) di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, pada Kamis, 10 Desember 2020.
Baca Juga:
PERNYATAAN SIKAP GARDA PRABOWO KOTA BOGOR TERHADAP UJARAN YANG MERUSAK MARWAH KEPALA NEGARA*
Pernyataan Sikap POSBAKUM GARDA PRABOWO DKD JAWA BARAT.
Sekitar 10.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi Bogor ke-544
Dalam WJFAS 2020, akan dilakukan high level meeting dan pertemuan petani Jabar dengan offtaker komoditas pertanian. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membuka pasar domestik dan global supaya hasil panen petani dapat terserap. (jbr)






