Gawat, Wisatawan di Kabupaten Bogor Kurang Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Minggu, 27 Desember 2020 - 22:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, tak sedikit pengunjung terkesan nekat tak mengenakan alat perlindungan diri (APD), seperti masker. Jaga jarak fisik pun terabaikan.

Padahal kerumunan di dalam kawasan obyek wisata tampak sulit dihindari. Apalagi ketika sarana akses berjalan kaki terbatas, bahkan satu-satunya.

Mereka yang baru masuk maupun hendak keluar meninggalkan kawasan obyek wisata sulit menghindari antrian dan berpapasan.

“Beberapa dari pengunjung yang datang dengan kendaraan roda empat baik roda dua pun tampak cuek tanpa mengenakan masker,” katanya.

“Kendati begitu, para pengunjung terkesan tak khawatir akan resiko ancaman Covid-19. Mereka menikmati suasana obyek wisata setelah lama tak bisa ke mana-mana,” imbuhnya.

Sementara itu, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Kepala Resort Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukiman menegaskan, pihaknya justru menerapkan protokol kesehatan ketat pada pengunjung.

Ketentuan tersebut bahkan telah disiapkan jauh-jauh hari bahkan sebelum hari raya idul Fitri.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Berita Terbaru