APAKABAR BOGOR – Tebingan yang berada di bibir sungai Cibeureum, Kampung Ngasuh, Desa Curug, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. mengalami longsor akibat luapan sungai saat hujan deras, pada Rabu (8/06/22) lalu.
Akibatnya, kondisi saat ini mengancam permukiman dan keselamatan warga. Sebab tebingan sepanjang 70 meter dan tinggi 10 meter tersebut cukup membahayakan.
Kepala Desa Curug Anton membeberkan, pihak pemerintah desa sudah melaporkan bencana alam tersebut ke pihak terkait. Namun, sangat disayangkan pihak terkait dalam hal ini PUPR dan UPT pengairan terkesan tutup mata dan telinga.
“Kami sudah melaporkan ke PUPR dan UPT pengairan, bahwa di desa kami ada longsor akibat luapan air yang menyebabkan bantaran sungai mengalami longsor. Tapi rupanya mereka pura-pura tidak melihat dan mendengar. Sekarang kami hanya berharap ada mukjizat dari Allah SWT,” ungkapnya, saat di hubungi Wartawan. Rabu (29/06/22).
Baca Juga:
BAS Peringati Hari Jadi Pertama, Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum
Penerapan Hukum Waris Pasca Berlakunya UU 1/1974 Agar Notaris PPAT Tidak Langgar Hukum yang Berlaku
Padahal, kata dia, pemdes hanya butuh minimal ada tindakan dari pihak terkait, agar tidak terjadi yang tidak diinginkan. Sebab, selain dekat dengan permukiman jalan lingkungan tersebut adalah akses anak-anak sekolah dan mengaji.
Ia pun berharap pihak terkait mengambil langkah cepat, agar segera dibronjong atau dibangunkan TPT, karena menurutnya Sungai Cibeureum anak sungai Cidurian.
“Mudah-mudahan segara ada perbaikan dari dinas terkait karena ini sangat mengancam keselamatan warga sekitar,” tukasnya. (And)






