Adapun besaran bansos tahap 4 tersebut kata Ipit mengalami penurunan jumlah.
Sebelumnya Bansos berisi sembako dan uang tunai, sedangkan pada penyaluran tahap 4 ini bansos hanya berupa uang tunai sebesar Rp100.000.
Ia meminta ke depannya tidak ada lagi sistem penyaluran mendadak, karena yang jadi korban bully-an masyarakat adalah aparat desa.
“Jadi harapan ke depannya sistem seperti ini jangan di pakai lagi, sistem mendadak seperti ini, saya jadi sasaran masyarakat, Desa jadi jelek,” tutupnya. (and)
Halaman : 1 2






