Akibat Pandemi Covid 19, Toko Perlengkapan Sekolah Terancam Bangkrut

Senin, 28 Juni 2021 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Pandemi Covid 19 berdampak kepada semua sektor. Tidak terkecuali sektor pendidikan. Toko perlengkapan sekolah membuat omzet penjualan mereka menurun drastis. Hal itu akibat ketidakpastian kapan belajar di sekolah kembali diberlakukan.

Dalam keadaan normal, penjualan seharusnya melonjak Juni dan juli ini, mengikuti momen tahun ajaran baru. Salah satu Toko Buku H. Abas yang terletak di Pasar Raya Parung, Kecamatan Parung megalami penuruna sampai 60-70 persen.

“Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” ujar Iwan penjaga toko kepada apakabarbogor.com. Senin (28/06).

Sebelum Korona masih kata Iwan, dalam sebulan bisa terjual 30 dus berisi 20-32 pack buku tulis. Jumlah tersebut bisa meningkat tiga kali lipat saat momen tahun ajaran baru. Kini pihaknya baru bisa menjual lima box saja.

”Dulu satu box saja bisa laku dalam setengah hari. Sekarang satu box butuh waktu sebulan untuk menjualnya,” keluhnya.

Hal ini juga berpengaruh pada jumlah kunjungan. Kondisi toko yang lengang berbanding terbalik dengan kondisi tahun-tahun sebelumya. Pengunjung membludak hingga akses jalan mulai dari pintu masuk hingga kasir pun terbatas. Kini jumlah pengunjung harian bisa dihitung jari.

Dikatakan, kenaikan penjualan justru terjadi pada buku-buku novel dan Alquran. Dalam sehari 2-3 buah Alquran terjual. Untuk novel, sebagian besar dibeli oleh kalangan muda.

Kini pihaknya memberikan diskon 25 persen untuk kedua komoditas tersebut demi semakin mendongkrak penjualan. ”Mungkin karena kesibukan berkurang sehingga diisi dengan kegiatan bermanfaat seperti membaca Alquran atau novel,” ujarnya.

Kegiatan belajar dari rumah membuat sejumlah pedagang seragam di Pasar Parung beralih untuk menjual produl lain seperti sepatu dan sendal. Tren berolahraga dan bersepeda saat pandemi yang meningkat, menjadi peluang baru.

”Yang jualan seragam menipis. Karena tidak ada yang beli. Kalau sepatu kan biasa dipakai saat berolahraga,” kata Saevul, salah satu pedagang seragam lainya.

Ia bisa menjual 5-6 pasang sepatu dalam sehari. Sedangkan penurunan omzet seragam hingga 90 persen. Meski demikian ia tetap memajang beberapa seragam dengan diskon besar-besaran. Sekaligus untuk menghabiskan stok yang sudah terlanjur dibeli.

”Dipajang saja. Berharap ada pembeli yang mau menyicil dari sekarang untuk dipakai saat sekolah nantinya,” pungkasnya. (Diyon/Haidy)


APAKABAR MEDIA NETWORK mengajak putra daerah yang berminat di bidang jurnalistik, untuk bersama-sama mengelola media kawasan di tingkat Desa/Kelurahan atau Kecamatan dengan tampilan seperti media ini, contohnya Apakabarciampea.com. Hubungi, whatsApp kami: 0855-7777888.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru