APAKABAR BOGOR – Diduga akibat ditabrak iring-iringan salah satu kendaraan dinas institusi negara sebuah mobil angkutan umum 05 jurusan Jasinga-Bogor hilang kendali dan terguling di jalan raya Sibanteng, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng pada Senin, sekira pukul 17.10 WIB. Beruntung dalam kejadian tidak ada korban jiwa dan sang sopir hanya mengalami luka ringan.
Menurut kesaksian warga setempat, angkot berplat nomor F 1916 MF terguling setelah tertabrak mobil yang diduga milik salah satu institusi negara yang tengah beriringan ke arah Leuwiliang dari arah Cigudeg.
“Jadi angkot itu lagi jalan pelan, tiba-tiba ditabrak dari belakang sehingga menabrak pembatasan jalan dan terguling,” ucap Fajar, warga setempat kepada wartawan. Senin, 21 Juni 2021.
Ia menuturkan, saat terguling angkot tersebut hanya diisi oleh sang sopir. Sementara iring-iringan kendaraan itu terus melaju tanpa menghiraukan kejadian tersebut.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Mobil angkot itupun sempat menabrak salah satu warung kelontong di dekat lokasi kejadian.
Di tempat yang sama, Fahmi (30) mengaku warungnya terdampak dari kecelakaan tersebut. Tokonya mengalami kerusakan di bagian depan. Beruntung saat kejadian, warungnya tengah tutup.
“Bagian pintu rusak tertabrak mobil angkot itu, gatau musti minta ganti rugi ke siapa,” keluhnya.
Usai kejadian, petugas Unit Laka Lantas Dramaga datang dan mengevakuasi angkot terbalik tersebut. Sementara sang sopir hanya mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Leuwiliang.
“Kondisi korban luka ringan, mobil dibawa ke unit laka Dramaga,” ujar anggota Unit Lantas Dramaga Bripka Dadang. (Haidy)






