Menolak Punah, Paguyuban Silat Kujang Taruna Lestarikan Budaya

Selasa, 15 Juni 2021 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Terbentuknya Pengurus Paguyuban Silat Kujang Taruna secara resmi diapresiasi oleh Ketua IPSI Kecamatan Pamijahan beserta beberapa perguruan silat yang ada di Kecamatan Pamijahan. Sabtu, 12 Juni 2021.

Pembentukan yang di gelar di gedung pemuda Kecamatan Pamijahan berdasarkan hasil musyawarah disetujui oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Karang Taruna Kecamatan Pamijahan. Terpilih Maulana Yusuf sebagai Ketua Paguyuban.

“Kalau tanggapan terhadap paguyuban kujang taruna yang mana paguyuban ini adalah perkumpulan seluruh perguruan di bawah naungan IPSI kecamatan dan bekerja sama dengan Karang Taruna kecamatan pamijahan. Dengan tujuan melestarikan budaya pencak silat serta membina siswa/i dari jenjang usia dini, praremaja, remaja dan dewasa, untuk mempersiapkan berbagai event dari tingkat kecamatan, Kabupaten, provinsi sampai tingkat nasional,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap, setelah resmi terbentuk, dirinya menginginkan wadah perkumpulan ini sebagai wadah untuk dijadikan ajang silaturahmi dan saling bertukar pikiran.

“Dimana pada saat ini seperti yang diketahui oleh kebanyakan orang, pencak silat ini sudah bisa dikatakan hampir punah ditelan perubahan zaman atau kata lainnya kurang di minati oleh generasi penerus bangsa.” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Pamijahan, Ade Taufiqurrahman menuturkan, Kujang Taruna didirikan di Pamijahan sebagai wadah persemaian kebudayaan asli nusantara pencak silat. Kata mijah (telor) menjadi perintis kudjang (pedjajaran) menumbuh kembangkan kebudayaan asli supaya tidak tergerus zaman.

“Kujang merupakan perkakas yang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak dan kebenaran. Taruna adalah pemuda, calon kader. Jadi kujang taruna adalah pemuda atau generasi atau calon kader bangsa yang mampu merefleksikan pemikirannya dengan tajam dan daya kritis terhadap bangsanya melalui kebudayaan pencak silat yang mulai ditinggalkan,” bebernya. (Haidy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
DPC PWRI Bogor Raya Serahkan SK Kabid OKK Baru ke Basirun
PERNYATAAN SIKAP GARDA PRABOWO KOTA BOGOR TERHADAP UJARAN YANG MERUSAK MARWAH KEPALA NEGARA*
Pernyataan Sikap POSBAKUM GARDA PRABOWO DKD JAWA BARAT.
Sekitar 10.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi Bogor ke-544
Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:29

PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:05

Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53

DPC PWRI Bogor Raya Serahkan SK Kabid OKK Baru ke Basirun

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00

PERNYATAAN SIKAP GARDA PRABOWO KOTA BOGOR TERHADAP UJARAN YANG MERUSAK MARWAH KEPALA NEGARA*

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:10

Pernyataan Sikap POSBAKUM GARDA PRABOWO DKD JAWA BARAT.

Berita Terbaru