APAKABAR BOGOR – Antisipasi imbas Tsunami Covid-19 Bangkalan, Dinas Kesehatan Surabaya menambah jumlah tenaga kesehatan untuk memaksimalkan tes usap antigen bagi para pengendara kendaraan bermotor dari Bangkalan di pos penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Kota Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita di Surabaya, Selasa, 8 Juni 2021, mengatakan jumlah tenaga kesehatan yang bertugas per hari ini mencapai 500 orang.
Dengan rincian Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dari 63 perwakilan Puskesmas se-Surabaya, RSUD dr Mohamad Sowandhie dan RS Bhakti Dharma Husada (BDH). “Nakes (tenaga kesehatan) tersebut bekerja dalam lima shif per hari,” ujarnya.
Baca Juga: 322 Kasus Baru Positif Covid-19 di Bangkalan Selama 14 Hari, Ini Pemicunya
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Selain itu, pihaknya juga sudah memperbanyak jumlah meja. “Ini sudah menjadi tugas kami. Para nakes lebih baik bekerja seperti ini, jangan sampai masuk rumah sakit dan bertambah parah yang mengakibatkan nakes juga tertular,” katanya.
Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel “Antisipasi Tsunami Covid-19 Bangkalan, Surabaya Tambah Nakes di Jembatan Suramadu“






