Pemerintah Perkuat Pariwisata Budaya, Fadli Zon Dorong Optimalisasi Kawasan Bersejarah dan Kekayaan IP Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pemerintah Perkuat Pariwisata Budaya, Fadli Zon Dorong Optimalisasi Kawasan Bersejarah dan Kekayaan IP Nasional

 

Jakarta, Pemerintah terus mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis budaya melalui pengelolaan kawasan-kawasan bersejarah di berbagai daerah.

 

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pengembangan pariwisata budaya menjadi salah satu fokus strategis yang perlu diperkuat secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, pada (14/4/2026).

 

Fadli Zon menyampaikan bahwa pengelolaan potensi budaya seperti keraton dan istana di seluruh Indonesia harus dibenahi agar mampu menjadi daya tarik wisata unggulan.

“Kita bekerja di hulu, tengah, sampai hilir. Seharusnya pariwisata yang melewati kita. Karena itu, kita ingin membenahi berbagai potensi budaya, termasuk keraton dan istana di seluruh Indonesia,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Menbud menekankan pentingnya pemanfaatan Intellectual Property (IP) dalam pengelolaan dan komersialisasi warisan budaya. Hal tersebut disampaikan saat melakukan pertemuan dengan Sapta Nirwandar, yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011–2014.

 

Menurut Fadli Zon, pemanfaatan IP dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi budaya, selama tetap menjaga autentisitas dan etika pelestarian.

 

Ia menilai kekayaan budaya Indonesia membuka peluang besar dalam pengembangan produk turunan yang bernilai tinggi.

“Kalau kita bisa mengembangkan produk-produk turunan budaya dengan kualitas tinggi, ini bukan sekadar suvenir biasa, tetapi direproduksi secara profesional dengan melibatkan perajin lokal, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas akses publik terhadap warisan budaya,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Sapta Nirwandar mengusulkan pentingnya kolaborasi internasional dalam penyelenggaraan kegiatan kebudayaan.

 

Ia mencontohkan potensi kerja sama berbasis kesamaan budaya, seperti pengembangan kerajinan bambu.

Menurutnya, selain berperan dalam pelestarian alam dan budaya, bambu juga memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri kreatif. Berbagai inovasi produk berbasis bambu telah berkembang di berbagai negara, mulai dari alat musik, furnitur, hingga produk fungsional seperti sepeda.

 

Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis agama dan budaya, termasuk optimalisasi destinasi unggulan seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

 

Selain itu, diskusi turut menyinggung pemanfaatan ruang budaya untuk pariwisata berbasis olahraga melalui penyelenggaraan event seperti Tour de Singkarak dan Borobudur Marathon.

 

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan koordinasi secara intensif guna merumuskan strategi yang tepat dalam pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya.

 

Pemerintah berharap langkah ini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.

 

Ervinna

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Pahit Kedaulatan Digital Indonesia; Otak Algoritma Google, TikTok, Meta Masih Numpang di Singapura, Bukan di Indonesia
Menteri PPPA Ajak Perempuan Berperan Aktif Lindungi Anak Dari Kekerasan
Usai Viral Penertiban Motor Ojol, Dishub DKI Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gandeng Pengelola Gedung dan Operator Transportasi Daring
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak? Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn
Menteri Agama Apresiasi Kontribusi Umat Buddha Pada Perayaan Waisak 2570 BE di Wihara Ekayana Arama, Angkat Nilai Perdamaian dan Harmoni
Penerapan Hukum Waris Pasca Berlakunya  UU 1/1974 Agar Notaris PPAT Tidak Langgar Hukum yang Berlaku
PWRI Bogor Raya Apresiasi Mendalam Kepada Prabowo Subianto Atas Peduli dan Bantuan Hewan Qurban Untuk Masyarakat Indonesia
LBH ADHIBRATA Desak Polsek Cengkareng Usut Tuntas Dugaan Pembunuhan Okavianus Heumasse 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:50

Fakta Pahit Kedaulatan Digital Indonesia; Otak Algoritma Google, TikTok, Meta Masih Numpang di Singapura, Bukan di Indonesia

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:25

Menteri PPPA Ajak Perempuan Berperan Aktif Lindungi Anak Dari Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:18

Usai Viral Penertiban Motor Ojol, Dishub DKI Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gandeng Pengelola Gedung dan Operator Transportasi Daring

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:32

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak? Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:05

Menteri Agama Apresiasi Kontribusi Umat Buddha Pada Perayaan Waisak 2570 BE di Wihara Ekayana Arama, Angkat Nilai Perdamaian dan Harmoni

Berita Terbaru