Wapres Gibran Dorong Penguatan Industri Game Nasional Sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi

Rabu, 15 April 2026 - 04:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Wapres Gibran Dorong Penguatan Industri Game Nasional Sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi

 

Jakarta, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mendorong penguatan industri game nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kreatif berbasis teknologi.

 

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi manajemen talenta dan industri kreatif WHIM Management Indonesia di Istana Wakil Presiden di Jakarta, pada (14/4/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menegaskan bahwa industri game memiliki potensi strategis sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di tengah pesatnya perkembangan era digital dan ketatnya persaingan global.

 

CEO dan Co-Founder ATTN, Hartman Harris, mengungkapkan bahwa diskusi bersama Wapres mencakup berbagai aspek penting terkait masa depan industri game di Indonesia.

“Tadi kita membahas banyak tentang industri game Indonesia dan bagaimana ke depannya bisa menjadi salah satu pilar ekonomi kreatif yang berkontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia,” ujar Hartman Harris.

 

Lebih lanjut, Gibran juga memberikan perhatian serius terhadap perkembangan industri game dalam negeri serta mendorong para pelaku industri untuk terus berinovasi dan berkembang.

“Mas Wapres sangat memperhatikan industri game ini. Pesannya agar kami terus berjuang untuk mengembangkan industri game di Indonesia,” tambah Hartman.

 

Pertemuan ini turut membahas berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi industri game nasional, mulai dari pengembangan talenta, akses pendanaan, hingga peningkatan daya saing produk lokal di pasar global.

 

Industri game dinilai memiliki peluang besar untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional apabila dikelola secara optimal.

Audiensi tersebut juga sejalan dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia unggul, serta dorongan terhadap inovasi berbasis teknologi.

 

Hartman berharap, pertemuan ini dapat menjadi langkah awal dalam mempercepat pertumbuhan industri game nasional menuju target jangka panjang.

“Harapannya ke depan industri game bisa semakin berkembang, dan menuju 2045 kita bisa benar-benar memanen hasil dari upaya yang sudah dilakukan selama ini,” tuturnya.

 

Pemerintah melalui berbagai kebijakan disebut terus berkomitmen untuk mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi, termasuk industri game. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.

 

Ervinna

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Pahit Kedaulatan Digital Indonesia; Otak Algoritma Google, TikTok, Meta Masih Numpang di Singapura, Bukan di Indonesia
Menteri PPPA Ajak Perempuan Berperan Aktif Lindungi Anak Dari Kekerasan
Usai Viral Penertiban Motor Ojol, Dishub DKI Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gandeng Pengelola Gedung dan Operator Transportasi Daring
DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak? Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn
Menteri Agama Apresiasi Kontribusi Umat Buddha Pada Perayaan Waisak 2570 BE di Wihara Ekayana Arama, Angkat Nilai Perdamaian dan Harmoni
Penerapan Hukum Waris Pasca Berlakunya  UU 1/1974 Agar Notaris PPAT Tidak Langgar Hukum yang Berlaku
PWRI Bogor Raya Apresiasi Mendalam Kepada Prabowo Subianto Atas Peduli dan Bantuan Hewan Qurban Untuk Masyarakat Indonesia
LBH ADHIBRATA Desak Polsek Cengkareng Usut Tuntas Dugaan Pembunuhan Okavianus Heumasse 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:50

Fakta Pahit Kedaulatan Digital Indonesia; Otak Algoritma Google, TikTok, Meta Masih Numpang di Singapura, Bukan di Indonesia

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:25

Menteri PPPA Ajak Perempuan Berperan Aktif Lindungi Anak Dari Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:18

Usai Viral Penertiban Motor Ojol, Dishub DKI Siapkan Parkir Khusus Ojol, Gandeng Pengelola Gedung dan Operator Transportasi Daring

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:32

DPR, Kalian Wakil Rakyat atau Debt Collector Pajak? Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:05

Menteri Agama Apresiasi Kontribusi Umat Buddha Pada Perayaan Waisak 2570 BE di Wihara Ekayana Arama, Angkat Nilai Perdamaian dan Harmoni

Berita Terbaru