Kedua, adalah konektivitas digital, dengan meningkatkan literasi digital guru dan siswa dan mengembangkan “next generation school spaces”.
Ketiga mewujudkan kolaborasi antara peneliti kelas dunia dengan peneliti lokal dengan menjadi “penghulu” mmenggunakan jejaring yang dimiliki.
“Keempat adalah memberikan kesempatan pihak swasta untuk memberikan pelatihan bersertifikat bagi guru dengan melibatkan sosok-sosok yang memiliki pengalaman industri untuk mengisi webinar,” urainya.
Selanjutnya, kelima mendukung program hak 3 semester di luar kampus melalui program training, magang dan riset di setiap centre dengan membantu membangun sinergi antara centre dan menyiapkan SDM masa yang akan datang. (dns)






