Ya Ampun, Pohon Setinggi 20 m Tumbang Menimpa 10 Pemetik Daun Teh

Minggu, 6 Desember 2020 - 17:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak ada korban jiwa, namun menurut Eko, 3 orang pekerja mengalami luka serius dan dibawa ke RSPG Cisarua sementara 7 orang lainnya mengalami luka ringan. /Dok. Apakabarbogor.com/Iwan Maulana Ardi.

Tidak ada korban jiwa, namun menurut Eko, 3 orang pekerja mengalami luka serius dan dibawa ke RSPG Cisarua sementara 7 orang lainnya mengalami luka ringan. /Dok. Apakabarbogor.com/Iwan Maulana Ardi.

APAKABAR BOGOR – Hujan yang terus mengguyur kawasan Puncak sejak Sabtu, 5 Desember 2020 mengakibatkan sebuah pohon silver oak yang diperkirakan setinggi 20 m tumbang di perkebunan teh Gunung Mas Puncak.

Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana menjelaskan mengenai kejadian tersebut kepada

“Pada hari Minggu, sekitar Jam 09.45 WIB di areal Perkebunan Gunung Mas Rt. 01/02 Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua (diatas Tea Corner) telah terjadi peristiwa pohon tumbang yang menimpa beberapa orang karyawan pemetik Teh PTPN VIII Gunung Mas”, kata Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana.

Berdasarkan Informasi yang didapat, awal mula kejadian saat itu sekitar 10 orang pekerja pemetik teh sedang melakukan pekerjaan rutin di blok tersebut, dan tidak lama kemudian pohon silver oak dengan tinggi sekitar 20 meter dengan diameter sekitar 40 cm tumbang menimpa pekerja yang berada di dekat pohon tersebut.

“Faktor penyebab tumbangnya pohon, selain diperkirakan sudah berusia tua dan bagian pohon juga sudah keropos. Ditambah cuaca hujan sangat extrim,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa, namun menurut Eko, 3 orang pekerja mengalami luka serius dan dibawa ke RSPG Cisarua sementara 7 orang lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapat pertolongan pertama oleh pihak PTPN VIII Gunung Mas.” pungkasnya. (wan)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
DPC PWRI Bogor Raya Serahkan SK Kabid OKK Baru ke Basirun
PERNYATAAN SIKAP GARDA PRABOWO KOTA BOGOR TERHADAP UJARAN YANG MERUSAK MARWAH KEPALA NEGARA*
Pernyataan Sikap POSBAKUM GARDA PRABOWO DKD JAWA BARAT.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:29

PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:05

Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53

DPC PWRI Bogor Raya Serahkan SK Kabid OKK Baru ke Basirun

Berita Terbaru