Warga Desa Cinangka Keluhkan Pemotongan Dana BLT UMKM Hingga Ratusan Ribu

Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Pemerintah memberikan bantuan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19 dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BLT UMKM ini disebut juga Banpres Produktif atau Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM).

Namun, sejumlah warga di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea yang mendapat dana Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) mengaku menjadi korban pungutan liar oleh calo.

Menurut pengakuan salah satu warga Desa Cinangka yang mendapatkan bantuan, Siti Masitoh mengatakan, penerima bantuan mengurus melalui calo, dari mulai pendaftaran sampai pengambilan nomor antrian di Bank BRI.

“Nominal bantuan Rp, 1.200.000, Calo dapat fee dari Rp. 200.000 hingga Rp.300.000,- melalui perjanjian tidak tertulis (lisan), yang diterima penerima antara Rp.900.000 hingga Rp.1.000.000,” ungkapnya kepada Apakabarbogor. Kamis, 19 Agustus 2021.

Sementara itu, Sarkam yang juga Ketua RT di Desa Cinangka menjelaskan, dari si calo yang berinisial N ini bisa mendaftarkan puluhan orang pemohon, dengan syarat foto kopi KTP, SKU, poto kegiatan usaha (warung dan lain lain).

“Ada beberapa foto kegiatan usaha rekayasa si calo dari catatan tersebut yang menang banyak ya si calo, satu orang calo mengurus 30 orang dikalikan Rp. 200.000, sama dengan Rp.6.000.000, selain itu si calo ini jangkauan konsumen nya luas bisa luar desa dan kecamatan,” jelasnya.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Cinangka, Mamad belong (50), mengaku sangat resah dengan adanya praktek percaloan ini, karena selain merugikan warga khususnya penerima manfaat UMKM, pelaku UMKM harus mempertanggung jawabkan pada pihak Bank.

“Saya khawatir hal ini nanti jika pihak bank mengaudit ke lapangan, dan hasilnya ternyata tidak sesuai, bisa yang disalahin si penerima manfaat tadi,” pungkasnya. (Hdy/Wdn)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru